News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tergelincir Akibat Hujan Deras, Bus AKAP Melintang di Jalan Raya Solo-Semarang

Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah bus AKAP terjadi di Jalan Raya Solo - Semarang, tepatnya di Bawen Kabupaten Semarang pada Selasa (6/05/2025) sore sekira pukul 15.00 Wib.
Selasa, 6 Mei 2025 - 22:50 WIB
Kondisi bus AKAP yang melintang dan masuk selokan jalan Solo - Semarang, Selasa (6/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah bus AKAP terjadi di Jalan Raya Solo - Semarang, tepatnya di Bawen Kabupaten Semarang pada Selasa (6/05/2025) sore sekira pukul 15.00 Wib.

Kecelakaan ini terjadi diduga karena bus tergelincir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bawen.

Bus denga tujuan Semarang dari arah Salatiga ini membawa membawa kurang lebih 10 penumpang.

"Tidak ada korban jiwa, penumpang sekitar 10 orang dan dalam keadaan selamat semua termasuk pengemudi dan awak bus," terang Kasat Lantas Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kanit Lantas Ambarawa Ipda Y. Dimas, kejadian kecelakaan yang menimpa bus jurusan Solo-Semarang terjadi saat bus berjalan dari arah Bawen menuju ke Semarang, dan saat sampai dilokasi diduga mengalami Aquaplaning akibat hujan deras.

" Saat kejadian situasi jalan basah karena hujan, dan lokasi kejadian merupakan turunan tepatnya di depan gudang Dolog Bawen. Dimana pengemudi bus dengan Nopol H 7041 OB yaitu saudara Dwi (63 Th) warga Kota Tangerang, berada dilajur kanan atau cepat sehingga tergelincir diduga akibat Aquaplaning. Takut timbul korban jiwa, pengemudi membanting stir ke kiri dan terperosok di parit depan gudang Dolog," imbuh Ipda Y. Dimas.

Dikatakan lebih lanjut oleh Kanit Lantas Ambarawa, evakuasi dilakukan dengan mengerahkan 2 unit derek untuk mengeluarkan sebagian badan bus yang masuk ke parit.

Dan karena badan bus melintang menutup jalur dari arah Bawen ke Semarang, Personel Sat Lantas melakukan rekayasa Contra Flow dari depan Holtimart hingga depan pabrik Apac Inti.

" Mengingat ada pembatas jalan dan badan Bus menutup jalur dari Bawen ke Semarang, jadi kami lakukan Contra Flow dari bukaan pembatas depan Holtimart hingga depan pabrik Apac Inti," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melakukan evakuasi selama 2 jam atau pada pukul 17.00 Wib, badan Bus yang melintang berhasil di evakuasi dan arus lalu lintas solo - semarang dapat dibuka normal kembali.

Untuk mengatur arus lalin yang cukup padat, personel Sat Lantas masih melakukan pengaturan di sekitar lokasi kejadian. (abc/buz) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT