News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Haru Pemudik Bertemu Kucingnya yang Hilang di Rest Area, Rela Balik dari Jakarta ke Pemalang

Seorang pemudik asal Cakung Jakarta bernama Ariyanti, akhirnya bisa bertemu kembali dengan seekor kucing peliharaan yang viral di media sosial ditemukan Polisi di kawasan Rest Area.
Rabu, 9 April 2025 - 08:34 WIB
Momen bahagia saat pemudik dipertemukan lagi dengan kucingnya, Selasa (8/4/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Pemalang, tvOnenews.com - Sebuah momen haru terjadi di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Candi 2025 Rest Area 319B Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjelang berakhirnya pengamanan mudik lebaran, Selasa (8/4/2025) siang. 

Seorang pemudik asal Cakung Jakarta bernama Ariyanti, akhirnya bisa bertemu kembali dengan seekor kucing peliharaan yang viral di media sosial ditemukan Polisi di kawasan Rest Area.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gak nyangka akhirnya bisa bertemu lagi, karena saya dan keluarga sudah sampai Cakung Jakarta,” kata Ariyanti.

“Tadi sampai gemeteran waktu pertama kali melihat kucingnya, karena sudah seperti keluarga sendiri dan rumah jadi sepi gak ada dia,” imbuh Ariyanti.

Ariyanti mengatakan, awalnya kucing kesayangannya yang bernama Puso tersebut dibawa keluar mobil, saat beristirahat di Rest Area 319B Pemalang, Sabtu (5/4/2025) siang.

“Takutnya stres kan di dalam mobil, jadi kita ajak keluar untuk makan dan minum di rest area,” kata Ariyanti.

Setelah selesai makan, Ariyanti mengatakan, ia menitipkan Puso ke suaminya, karena akan pergi ke toilet bersama anak perempuannya.

“Tapi pada saat itu anak saya yang kecil lari ke Pos Polisi, jadi suami saya mengejar dan tali tuntun kucingnya diikat sembarangan gitu, gak taunya setelah keluar dari Pos, kucingnya sudah gak ada dan langsung hilang,” kata Ariyanti.

Ariyanti mengatakan, ia bersama keluarganya sempat mengelilingi Rest Area untuk mencari kucing peliharaannya tersebut selama lebih dari satu jam.

“Karena gak ketemu, kita berpikir untuk mengikhlaskan, meski dalam hati sebenarnya belum ikhlas, dan menangis di sepanjang jalan karena selalu teringat dengan Puso,” kata Ariyanti.

Saat melanjutkan perjalanan balik mudiknya, Ariyanti mengatakan, ia terus berdoa agar kucing peliharaannya tersebut bisa ditemukan oleh orang baik, dan dapat diurus oleh orang baik.

“Alhamdulillah banget kucingnya ditemukan pak Polisi, kita berterimakasih sekali kucingnya sudah dirawat, diberi makan, dibelikan kandang dan dishare ke media sosial juga, jadi kita bisa ketemu lagi dengan kucingnya,” kata Ariyanti.

Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo melalui Kasat Lantas AKP Arief Wiranto mengatakan, saat berjaga di Pos Pelayanan Rest Area 319B Pemalang bersama anggotanya, ia melihat seekor kucing peliharaan yang diduga milik seorang pemudik.

“Kemudian kucing tersebut kami bawa ke dalam Pos, lalu mengumumkan ke seluruh pengunjung Rest Area melalui public address, untuk mencari keberadaan pemilik kucing peliharaan tersebut,” kata Kasat Lantas.

Namun, Kasat Lantas mengatakan, belum ada pengunjung yang mengkonfirmasi sebagai pemilik kucing peliharaan tersebut, sehingga ia berinisiatif mengumumkan lewat media sosial dengan harapan dapat dilihat oleh pemiliknya.

“Dan alhamdulillah, selang dua hari setelah kami posting di media sosial, ada respon dari sang pemilik kucing peliharaan tersebut, bernama ibu Ariyanti dari Jakarta,” kata Kasat Lantas.

Selama 3 hari di Pos Pelayanan, Kasat Lantas mengatakan, anggotanya selalu mengawasi keadaan kucing peliharaan tersebut, sampai pemiliknya datang dan diserahkan kepada pemiliknya.

“Kucingnya penurut sekali ya, kami rutin memberi makan dan minum, juga membelikan kandang kucing supaya kucingnya bisa tidur dengan nyaman,” kata Kasat Lantas.

Kepada pemudik yang beristirahat di Rest Area, Kasat Lantas mengimbau agar selalu mengecek dengan teliti setiap barang bawaan dan anggota keluarganya, sebelum melanjutkan perjalanannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini menjadi pengalaman unik bagi kami dari Kepolisian, karena selain bisa mengamankan pemudik, alhamdulillah kita juga bisa mengamankan kucing peliharaan milik pemudik yang tertinggal di Rest Area,” kata Kasat Lantas. (mdh/buz)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT