News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kab. Semarang Catat 12 Bencana dalam Semalam Termasuk Longsor dan Banjir

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Semarang sejak  Senin (20/1/2025) sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah bencana baik banjir maupun tanah longsor.
Rabu, 22 Januari 2025 - 10:52 WIB
Longsor menimpa rumah warga di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Semarang sejak  Senin (20/1/2025) sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah bencana baik banjir maupun tanah longsor.

BPBD Kabupaten Semarang mencatat setidaknya ada 12 kejadian bencana yang tersebar di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Ungaran Timur, Umgaran Barat, Jambu dan Bergas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan mengatakan kondisi hujan seperti ini masih akan terjadi hingga bulan Februari seperti informasi yang didapat dari BMKG.

" Dari laporan yang masuk setidaknya ada 12 kejadian pada Senin malam. Ada longsor dan banjir di Ungaran Barat, Ungaran Timur. Sedangkan di Jambu dan Bergas terdapat longsor. Semuanya telah tertangani berkat kesigapan semua pihak," ujar Alex, Selasa (21/1/2025).

Dikatakan secara rinci oleh Alex, kejadian tersebut terjadi di RT 4 RW 11 Wujil Kecamatan Bergas dimana luapan air mengenang mengakibatkan banjir di satu rumah. Sedangkan di Sumbo Rt 4 Rw 6 Kecamatan Ungaran Barat longsor dijalan sepanjang 10 meter lebar dua meter.

Bencana juga terjadi di wilayah Genuk Kecamatan Ungaran Barat Rt 1 Rw 3 dimana tempat tinggal tergerus aliran sungai yang meluap hingga longsor. Kecamatan Jambu longsor diarea pemukiman warga tidak berbahaya namun penghuni mengungsi sampai pembersihan selesai.

"Sementara di Lingkungan Perumahan Cemara, Kecamatan Ungaran Timur banjir karena hujan deras setinggi 30 sentimeter, lingkungan Griya Mahkota Kecamatan Ungaran Timur banjir. Depan perumahan Amaya jalan MT Haryono banjir akses jalan mobil dan motor sempat terhambat," ungkapnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Alex, bencana juga terjadj di Perumahan Mutiara Gedang anak Kecamatan Ungaran Timur. Dimana pembatas rumah roboh, dan di Kecamatan Jambu Kebondalem jembatan ambrol saat ini sedang asesmen untuk penanganan lebih lanjut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Longsor juga ada di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat longor dan ada bambu yang menutup jalan. Sedangkan kejadian di Siwakul Kecamatan Ungaran Barat banjir yang masih tetap pemantauan.

" Perkirakan hingga Februari untuk hematologi basah. Semua kecamatan punyak potensi banjir dan longsor. Sehingga kami bekerjasama dengan relawan kita tambah lagi sehari delapan personel,"tambahnya

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT