GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antisipasi Penyebaran PMK, Pemkab Semarang Alokasikan 6000 Dosis Vaksin

Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kamis, 16 Januari 2025 - 21:42 WIB
Peternak sapi di Kabupaten Semarang menjaga kebersihan kandang untuk cegah PMK.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terus bertambah.

Dari data Dispertanikap Kabupaten Semarang, saat ini jumlah hewan ternak sapi yang terkena virus PMK menjadi total 175 ekor sapi, dengan rincian 4 sapi di potong paksa, dijual 1 ekor sapi, mati ada 6 ekor, dan yang membaik ada 41 ekor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mengantisipasi penyebaran virus PMK yang menerang hewan ternak, Pemkab Semarang mendapat alokasi sebanyak kurang lebih 6.500 dosis vaksin PMK yang diterima Pemkab Semarang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng). 

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno mengatakan, bahwa vaksinasi PMK di Kabupaten Semarang akan segera dilakukan setelah vaksin diterima.

" Totalnya ada 6.500 dosis vaksin PMK, di bulan Januari ini yang kami terima baru 1.350 dosis, dan sisanya akan diberikan Pemkab Semarang di bulan Februari dan Maret nanti," ujar Kadispertanikap. Kamis(16/1/2025).

Dikatakan lebih lanjut oleh Moh Edy Sukarno, jumlah vaksin PMK yang diterima oleh Pemkab Semarang berjumlah 6.500 dosis tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan vaksin PMK bagi hewan ternak di Kabupaten Semarang yang mencapai total populasi sapi ada di angka 47 ribu dan domba 160-an ribu. 

"Jelas kurang kalau 6.500 dosis vaksin yang diberikan kepada kami dibandingkan dengan jumlah total populasi hewan ternak di Kabupaten Semarang. Tapi yang perlu digaris bawahi adalah sebagian hewan ternak kita, khususnya sapi ini sudah banyak yang tervaksinasi," imbuh Edy.

Untuk pelaksanaan vaksinasi PMK akan dilakukan bertahap, karena selain mendapat bantuan vaksinasi PMK baik dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, Pemkab Semarang sendiri tengah mengajukan anggaran APBD untuk pengadaan vaksin PMK itu.

"Anggaran dari APBD Kabupaten Semarang rencananya kami ambilkan dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk kebutuhan tanggap darurat PMK," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilanjutkan Moh Edy Sukarno, sambil menunggu jalannya pelaksanaan vaksinasi PMK itu, pihaknya juga melakukan sejumlah upaya lain dalam hal penanganan PMK di Kabupaten Semarang.

"Jadi kami sembari menunggu program vaksinasi ini bisa dilaksanakan serentak, kami juga mendorong masyarakat untuk melakukan Biosecurity, yaitu serangkaian tindakan untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan sekaligus melindungi hewan-hewan ternak kita ini dari ancaman PMK," pungkasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT