News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa Kabur Motor Teman karena Anak Sakit, Lelaki Ini Ternyata Spesialis Penggelapan Sepeda Motor

TS (34) laki-laki, warga Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Berdalih menjenguk anaknya sakit, lalu meminjam motor ke temannya, ternyata bohong.
Rabu, 16 Februari 2022 - 09:49 WIB
Tersangka TS Diperiksa Polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - "Teman makan teman" ini mungkin kalimat yang tepat untuk TS (34) laki-laki, warga Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Berdalih menjenguk anaknya sakit, lalu meminjam motor ke temannya, ternyata bohong.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motor justru dibawa kabur. Belakangan diketahui TS adalah spesialis dan sudah beraksi sebelumnya dengan dua korban berbeda. 

 

Korban sekaligus teman TS, adalah Wahyu (42) warga Pancurawis, Kelurahan Purwokerto Kidul, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. TS curhat kepada Wahyu, kalau anaknya sedang sakit. Saat itu, berdalih anaknya dirawat di rumah mertua TS, di  Kecamatan Jatilawang.

 

Untuk menjenguk anaknya itulah, TS meminjam sepeda motor milik Wahyu dan berjanji akan mengembalikan keesokan harinya.

 

"Tiga hari berlalu, motor tidak juga kembali. Saya lalu mencoba mencari TS ke rumah, dan rumah mertuanya, ternyata juga tidak ada," ujar Wahyu kepada polisi.

 

Hingga sepekan motor tidak juga kembali, Wahyu akhirnya melaporkan TS ke Polresta Banyumas. 

 

Kapolresta Banyumas, Kombespol Edy Suranta Sitepu, melalui Kasat Reskrim, Kompol Berry, Rabu (16/2/2022) membenarkan kejadian dugaan penggelapan dan penipuan itu. Pihaknya kini sudah mengamankan TS.

 

"Saat itu ada informasi TS berada di wilayah Kelurahan Purwokerto Kidul, Kecamatan Purwokerto Selatan. Kemudian tim melakukan penangkapan pada Senin (14/2/2022) kemarin," ujar Berry. 

 

TS diamankan beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z, warna merah hitam dan satu buah buah BPKB. Korban mengalami kerugian ditaksir mencapai tujuh juta rupiah.

 

"Dari hasil pengembangan, ternyata TS juga melakukan tindak pidana serupa di dua lokasi lain, yaitu di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja dan Desa Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat.  Di dua korban sebelumnya, TS menggelapkan sepeda motor Honda Beat warna hijau putih dan Honda Blade warna hitam putih," ujar Berry. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

TS dijerat dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana paling lama empat tahun penjara. (Sonik Jatmiko/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT