News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Kudus Genjot Vaksinasi Lansia

Pengalaman lonjakan kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah tahun lalu menjadikan Pemkab Kudus lebih waspada. Pihaknya menggenjot vaksinasi Covid-19 bagi lansia.
Rabu, 9 Februari 2022 - 09:26 WIB
Bupati Kudus Hartopo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Pengalaman lonjakan kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah tahun lalu menjadikan Pemerintah Kabupaten Kudus lebih waspada.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Bupati Kudus, Hartopo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengajak seluruh elemen bersiap dan fokus mengantisipasi lonjakan Covid-19 varian Omicron dalam rapat koordinasi di ruang rapat lantai IV Gedung Setda.



 

Seperti yang diketahui, kasus Covid-19 di Kudus perlahan naik. Meskipun belum diketahui apakah termasuk varian Omicron atau tidak, Hartopo menyampaikan hal tersebut menjadi tanda agar seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

 

"Tren kasus Covid-19 saat ini mulai naik. Maka dari itu, penerapan protokol kesehatan harus terus diperketat," paparnya.

 

Pihaknya menyampaikan rumah sakit telah mempersiapkan tempat tidur ICU, obat-obatan, APD tenaga kesehatan maupun oksigen dengan kapasitas yang aman. Namun, pihaknya meminta agar rumah sakit terus menambah stok.

 

"Skenario terburuk harus disiapkan. Paling tidak menyediakan 50 tempat tidur," ucapnya.

 

Hartopo meminta agar tempat isolasi terpusat (isoter) segera disiapkan. Jika diperlukan, rekrutmen untuk tenaga kesehatan (nakes) segera dilakukan. Mengaca pada lonjakan kasus tahun lalu, Kabupaten Kudus kewalahan Sumber Daya Manusia (SDM) relawan tenaga kesehatan (nakes). Bupati memerintahkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera berkoordinasi.

 

"Bangunan Akbid maupun Rusunawa segera disiapkan untuk tempat isoter. Nanti yang terkonfirmasi positif tanpa gejala bisa langsung dibawa ke sana," paparnya.

 

Selain itu, pihaknya mengajak camat dan Forkopimcam saling bantu membantu menggenjot vaksinasi lansia. Hartopo menyampaikan lansia menjadi orang yang rawan tertular Covid-19. Untuk saat ini, lansia diminta untuk tidak banyak beraktifitas di luar rumah.

 

"Mohon digenjot untuk vaksinasi lansia, karena lansia apalagi dengan komorbid rawan tertular Covid-19. Apalagi penularan Omicron lebih cepat dari varian Delta," tuturnya.

 

Pengetatan dan penyekatan akan segera dilakukan. Begitu juga pengetatan di tempat wisata. Terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pihaknya bersama Forkopimda masih terus mengevaluasi.

 

"Kami akan mempertimbangkan dan mengevaluasi pelaksanaan PTM mengingat beberapa satgas sekolah belum maksimal," pungkasnya. (Galih Manunggal/dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT