GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paman dan Keponakan Jadi Palaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dilempar ke Sungai di Brebes

Polisi menangkap dua orang terduga pelaku pembunuhan seorang wanita yang jasadnya di lempar ke sungai dari atas jembatan di Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
Rabu, 13 November 2024 - 10:24 WIB
Pelaku pembunuhan seorang wanita yang jasadnya dibuang ke sungai di Brebes.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Tim gabungan Resmob Polres Brebes dan Jatanras Polda Jawa Tengah, berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pembunuhan seorang wanita yang jasadnya di lempar ke sungai dari atas jembatan di Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin (11/11/2024) kemarin.

Kedua terduga pelaku yakni Endang Herman Riyadi atau EHR (57), warga Kelurahan Awirarangan, Kacamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dan keponakannya bernama Irfan Teguh Mei Triyana (26) Warga Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai ditangkap kedua terduga pelaku oleh polisi lalu digelandang ke Mapolres Brebes, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena menghabisi nyawa Endang Suprapti (51), warga Desa Kadurama, Kacamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Salah satu terduga pelaku EHR mengatakan, bahwa yang menghabisi nyawa korban Endang Suprapti adalah keponakannya yang bernama Irfan.

Saat itu, ungkap EHR, keponakannya tidak terima karena korban meminta dirinya untuk menikahinya. Pelaku EHR menolak karena selain masih memiliki istri, korban juga masih mempunyai suami.

"Awalnya saya kenalan dengan korban untuk menggadai sepeda motor. Lalu tidak lama, korban minta saya menikahinya. Saya menolak karena dia bukan selingkuhan saya dan saya sudah punya istri yang juga seorang PNS di Pemkab Kuningan," kata EHR kepada awak media, Senin (12/12/2024) siang.

Lalu, EHR menjelaskan bahwa korban mengancam akan melaporkan dirinya telah melakukan perkosaan dan penculikan, hingga membuat pelaku takut dengan ancaman korban.

"Saya kalut karena memang saya tidak pernah memperkosa korban. Lalu keponakan saya tidak terima dan akhirnya kami memiliki niat untuk menghabisi korbannya," jelas EHR.

Kedua terduga pelaku akhirnya mengajak korban pergi dengan menggunakan mobil. Pelaku Irfan akhirnya mengeksekusi korban di dalam mobil dengan menggunakan pisau dapur dengan cara menusuk pisau ke bagian dada, leher dan tangan, hingga korban meninggal dunia.

Sementara pamannya EHR yang menyetir mobil langsung membawa korban dari Kuningan ke arah Brebes. Korban lalu  dibuang dengan cara dilempar ke sungai dari sebuah jembatan di Desa Karangjunti Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

"Kami lalu membawa korban ke daerah yang sepi di Brebes untuk membuang jasad ke sungai agar tidak diketahui orang lain," ungkap EHR.

Sementara Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Resandro Handriajati mengatakan, bahwa kasus penemuan mayat di Desa Karangjunti Kecamatan Losari, pihaknya masih pendalaman. Termasuk meminta keterangan saksi-saksi.

"Kasus penemuan mayat, kami masih melakukan pendalaman," kata Resandro, Selasa (12/11/2024) petang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Karangjunti Kecamatan Losari, Senin (11/11/2024) kemarin, digegerkan dengan adanya penemuan mayat perempuan dibawa jembatan di Desa setempat, dengan sejumlah luka dibagian tubuhnya.

Jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes, lalu dilakukan autopsi oleh tim Dokkes Polda Jateng dan ditemukan sejumlah luka . (tho/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT