GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar Kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah di Brebes Tewas Tertabrak Kereta Api

Seorang pelajar kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Brebes, Jawa Tengah, meregang nyawa usai tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Desa Rungkang, Kecamatan Losari, Brebes.
Selasa, 16 Juli 2024 - 15:15 WIB
Petugas melakukan evakuasi pelajar kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah yang tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Brebes, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Nasib nahas menimpa seorang pelajar kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Brebes, Jawa Tengah, yang harus meregang nyawa usai tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Desa Rungkang, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Selasa (16/07/2024).

Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, korban yang bernama MAI (8) warga Desa Rungkang Kecamatan Losari, saat itu berjalan kaki seorang diri dari rumahnya, melintasi perlintasan kereta api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diduga kurang hati-hati, korban MAI tidak mengetahui ada kereta api dengan kecepatan tinggi melintas di perlintasan kereta api tak berpalang pintu, hingga korban akhirnya tertemper kereta api.

Kanit Reskrim Polsek Losari Aipda Didik Agung S, saat dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa seorang bocah berusia 8 tahun yang meninggal dunia dilokasi kejadian usai tertemper Kereta Api Parcel Tengah jurusan Surabaya - Jakarta.

"Memang benar ada seorang warga yang masih bocah berusia 8 tahun tertemper kereta api dan meninggal dilokasi kejadian akibat mengalami luka serius dibagian tubuh dan kepalanya," kata Didik, Selasa ( 16/07/2024) siang.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan warga, menurut Didik langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Losari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihak keluarga korban menolak guna dilakukan autopsi dikarenakan apa yang menimpa korban adalah sebuah musibah, sehingga jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarganya.

"Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman. Kami juga mengimbau masyarakat sekitar untuk lebih berhati-hati jika melintasi perlintasan tanpa palang pintu," pungkasnya. (tho/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ADVERTISEMENT