News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kondisi ABK Kapal Nelayan Tenggelam di Karimunjawa setelah Diselamatkan Kapal Nelayan Asal Tegal

Kesembilan ABK KM Soneta asal Rembang, tiba di pelabuhan Pelindo Kota Tegal, Sabtu (13/7/2024) menggunakan KM Bingtang Barokah 1 milik nelayan Kota Tegal.
Sabtu, 13 Juli 2024 - 14:30 WIB
Tangis haru 9 ABK asal Rembang yang selamat saat ketemu dengan keluargannya di Pelabuhan Pelindo Kota Tegal Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Sembilan orang korban selamat kapal nelayan KM Soneta asal Rembang yang tenggelam di perairan Karimunjawa, Jepara, tiba di Pelabuhan Perindo Kota tegal, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024) dinihari, setelah diselamatkan kapal nelayan asal Tegal.

Kesembilan dari enam belas anak buah kapal (ABK)  KM Soneta asal Rembang, tiba di pelabuhan Pelindo Kota Tegal, menggunakan KM Bingtang Barokah 1 milik nelayan Kota Tegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan para korban disambut petugas gabungan dari Polairud Polres Tegal Kota dan TNI Lanal Tegal serta pihak keluarga masing-masing yang menjemputnya.

Dari pantauan tvOnenews.com, para korban turun dari kapal langsung berpelukan dengan keluarga masing masing dan diwarnai isak tangis. Namun , dari sembilan orang korban selamat, dua di antaranya kondisi kesehatannya buruk, sehingga langsung dilarikan ke layanan kesehatan terdekat.

Salah satu ABK korban kapal tenggelam selamat, Sarji mengatakan, saat kejadian kondisi gelombang laut di perairan Karimunjawa tinggi. Bahkan ia teman-temannya sempat terapung di tengah laut selama tiga hari.

"Saat kejadian kapal tenggelam, gelombang laut sangat tinggi. Alhamdulillah saya bisa selamat meski harus terapung ditengah laut sampai 3 hari," kata Sarji, Sabtu (13/7/2024).

Sementara nahkoda KM Bingtang Barokah 1 Tegal, Suhadi mengungkapkan, bahwa saat menemukan para korban yang terapung di tengah laut kondisinya sudah sangat lemas.  

Melihat para korban terapung di tengah laut, Suhadi menjelaskan, para korban kapal tenggelam ini meminta pertolongan dengan jarak sekitar tiga ratus meter dari kapal yang dikemudikannya.

"Alhamdulillah mereka 9 ABK asal Rembang bisa kami selamatkan dan kami evakuasi ke pelabuhan Pelindo Tegal," jelas Suhadi.

Nahkoda asal Tegal ini menambahkan, bahwa ada satu korban selamat lainnya yang telah diselamatkan oleh kapal nelayan asal Jakarta. Namun, informasi dari mereka yang selamat 6 ABK korban kapal tenggelam lainnya belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Informasi dari mereka para korban, masih ada 6 rekannya yang hingga saat ini belum ditemukan," imbuhnya. (tho/dan)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT