News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Tawuran di Sejumlah Wilayah Semarang Digagalkan, Puluhan Remaja dan Senjata Tajam Diamankan

Aksi tawuran di sejumlah wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah berhasil digagalkan kepolisian, Minggu (28/4/2024) dini hari. Puluhan remaja dan barang bukti senjata tajam diamankan kepolisian. 
Minggu, 28 April 2024 - 18:44 WIB
Remaja yang terlibat tawuran diamankan kepolisian, Minggu (28/4/2024) dini hari. (dok.Polrestabes Semarang)
Sumber :
  • tim tvOne - Didit Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Aksi tawuran di sejumlah wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah berhasil digagalkan kepolisian, Minggu (28/4/2024) dini hari. Puluhan remaja dan barang bukti senjata tajam diamankan kepolisian. 

Kasat Samapta Polrestabes Semarang, AKBP Tri Wisnugroho mengatakan, total ada tiga lokasi rencana tawuran yang berhasil dicegah. Dari ketiga lokasi itu, kepolisian melakukan penindakan dan berhasil mengamankan 29 remaja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti berupa senjata tajam diamankan pula oleh petugas, di antaranya adalah 5 celurit, 1 pisau, 5 parang, dan 1 gergaji.

Lokasi pertama yang didatangi petugas adalah Jalan Tengiri, Bandarharjo, Semarang Utara pada pukul 01.00 WIB. Dari lokasi itu, dua remaja diamankan beserta senjata tajam. 

“Di situ, warga juga membantu penangkapan karena pelaku juga sempat melukai kaki salah satu warga,” ujar AKBP Tri Wisnugroho saat dikonfirmasi.

Di lokasi kedua, aksi terjadi di Jalan Simongan, Semarang Barat sekitar pukul 02.00 WIB. Para remaja yang diamankan menamai diri mereka sebagai Gangster Misterius Baray. 

“Awalnya 11 orang dan diamankan 8 orang yang 3 orang lari masuk ke sungai. Barang bukti yakni 3 celurit, 2 parang, dan 1 gergaji,” paparnya.

Untuk lokasi ketiga, petugas mengamankan 19 orang. Kelompok remaja itu menamai diri mereka Petek Allstar Gangster. Belasan remaja ini diamankan di Jalan Petek, Semarang Utara sekitar pukul 03.00 WIB.

“Di lokasi ketiga, selain 19 orang, juga diamankan 3 buah parang atau pedang,” katanya.

Dirinya menambahkan bahwa rata-rata para pelaku itu masih di bawah umur dan masih duduk di bangku sekolah. Hanya beberapa yang sudah lulus sekolah.

“Mayoritas d ibawah umur. Ada yang SMP. Yang lulus sekolah beberapa saja,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah diamankan, 29 remaja tersebut dibawa ke Pos Samapta Simpang Lima dan dilakukan pembinaan. Saat ini, para pelaku diserahkan ke piket fungsi SatReskrim Polrestabes Semarang untuk pendalaman lebih lanjut.(dcz/ard)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT