News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Surut, Stasiun Semarang Tawang Sudah Bisa Layani Kereta Tujuan Jakarta dan Sekitarnya

Kereta api yang pertama diberangkatkan pascabanjir adalah KA Argo Merbabu dengan relasi Semarang Tawang - Gambir yang diberangkatkan pagi ini pukul 05.50 WIB.
Jumat, 15 Maret 2024 - 09:53 WIB
Suasana Stasiun Semarang Tawang yang sudah bersih dari banjir, Jumat (15/3/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Stasiun Semarang Tawang per hari ini, Jumat (15/3/2024), sudah kembali bisa melayani naik turun penumpang. Hal itu seiring surutnya genangan banjir di stasiun tersebut.

Sebelumnya stasiun Semarang Tawang sempat terendam banjir cukup tinggi dan tidak beroperasi selama sehari penuh. Saat ini area stasiun Semarang Tawang sudah bersih.

Hanya saja, untuk sementara ini layanan di stasiun Semarang Tawang masih terbatas untuk kereta api ke arah barat, yaitu kereta yang jadwal keberangkatan maupun kedatangannya di Stasiun Semarang Tawang. Seperti dari dan ke Jakarta-Tegal, Pekalongan, Cirebon, dan lain-lain yang ke arah barat.

Sementara untuk yang rute Surabaya (arah timur) - Jakarta (arah barat) yang jadwalnya melintas di Semarang, untuk sementara masih dialihkan melalui lintas selatan Jawa.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menjelaskan, mulai Jumat pagi ini stasiun Semarang Tawang dapat kembali normal melayani naik turun penumpang kereta api.

“Melihat banjir yang mulai surut, tim kebersihan dan tim prasarana Daop 4 langsung melakukan pembersihan dan perapihan area stasiun. Sehingga pada pagi ini pelayanan stasiun dapat berjalan dengan normal kembali. Akses masuk menuju stasiun juga sudah surut dan dapat dilewati kembali oleh masyarakat,” jelasnya.

Kereta api yang pertama diberangkatkan di stasiun Semarang Tawang pascabanjir adalah KA Argo Merbabu dengan relasi Semarang Tawang - Gambir yang diberangkatkan tepat pada pagi ini pukul 05.50 WIB.

Meski begitu, untuk kereta ke arah timur (arah Surabaya/Solo/ Cepu) masih terjadi genangan air yang cukup tinggi pada petak jalan Stasiun Semarang Tawang - Stasiun Alastua.

Pantauan pada pukul 06.00 WIB Jumat pagi, genangan air pada Km 2+3 sampai dengan Km 3+1 ketinggian air masih sekitar 20 cm di atas kop rel, sehingga pada petak jalan tersebut masih belum bisa dilalui kereta api.

Sehingga, KAI masih menerapkan rekayasa pola operasi KA memutar via jalur selatan Jawa, dan ada pembatalan 4 kereta api atau 10 perjalanan KA pada Jumat (15/3/2024). (tjs/dan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT