News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percepat Penanganan Banjir Demak, Petugas Kerahkan Puluhan Mesin Pompa

Puluhan mesin pompa penyedot air hingga kini masih dikerahkan guna mempercepat surutnya genangan banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Selasa, 20 Februari 2024 - 20:40 WIB
Sekitar tujuh unit mesin pompa dikerahkan untuk penyedotan genangan banjir di Desa Wonorejo, Dukuh Kedungbanteng, Kecamatan Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, Selasa (20/2/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Demak, tvOnenews.com - Puluhan mesin pompa penyedot air hingga kini masih dikerahkan guna mempercepat surutnya genangan banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

"Awalnya ada 22 unit mesin pompa yang dikerahkan, kemudian ada tambahan enam unit lagi, ditambah 10 unit mesin pompa kecil," kata Komandan Satgas Penanganan Banjir Demak, Letkol Kavaleri Maryoto saat jumpa pers di Command Center Setda Kabupaten Demak, Selasa (20/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maryoto menjelaskan, sampai saat ini masih terus diupayakan penanganan banjir dengan dukungan banyak pihak mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian PUPR, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Banjir secara umum sudah surut, tetapi di Desa Wonorejo, Dukuh Kedungbanteng memang masih ada genangan yang saat ini berupaya dikurangi dengan mesin pompa," ujarnya.

Masih adanya genangan banjir di Dukuh Kedungbanteng, kata dia, karena daerah setempat paling rendah dibandingkan daerah lainnya.

Untuk desa lainnya, seperti Desa Karanganyar, Gajah, dan Mijen, sudah banyak yang banjirnya surut bahkan kering. Tinggal kawasan di Kedung Banteng.

"Pengungsi juga mulai meninggalkan tempat pengungsian. Sedangkan untuk kebutuhan logistik masih cukup untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Bupati Demak Eisti'anah mengatakan, perkiraan awal upaya pengeringan membutuhkan waktu sekitar 30 hari, sedangkan untuk saat ini progres pengeringan mulai menunjukkan hasil.

"Mudah-mudahan tidak sampai prediksi 30 hari sudah kering. Sedangkan saat ini sudah memasuki hari ke-13, sedangkan yang masih diupayakan di Kedungbanteng yang masih ada genangan," ujar Eisti'anah.

Eisti'anah juga menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang totalnya ada sekitar 13.000 relawan dari berbagai kabupaten/kota di Jateng, yang ikut membantu penanganan banjir di Demak. Termasuk ucapan terima kasih kepada Pemkab Kudus yang juga ikut membantu menampung para pengungsi dari Demak.

"Kami juga berterima kasih kepada para donatur yang ikut menyumbangkan logistik untuk warga terdampak bencana, termasuk bantuan lainnya," ujar Eisti'anah.​​​​​

Setelah banjir benar-benar surut, kata dia, maka diusahakan bantuan pembersihan mulai dari fasilitas umum, fasilitas sosial, hingga lingkungan perkampungan warga, karena di lokasi bekas banjir banyak sampah berserakan.

"Bantuan juga akan diberikan, karena banyak pihak yang siap membantu warga terdampak banjir, termasuk para petani," ujar Eisti'anah.​​​​​ (ant/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT