News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Warga Sragen Meninggal Dunia Tersambar KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Seorang warga Dukuh Bangunrejo, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah meninggal dunia setelah tersambar kereta api (KA) Majapahit jurusan Jakarta - Malang, Rabu (24/1/2024).
Rabu, 24 Januari 2024 - 20:57 WIB
Petugas gabungan saat lakukan evakuasi korban tewas disambar kereta api, Rabu (24/1/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Sragen, tvOnenews.com -  Seorang warga Dukuh Bangunrejo, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah meninggal dunia setelah tersambar kereta api (KA) Majapahit jurusan Jakarta - Malang, Rabu (24/1/2024).

Korban diketahui bernama Aceng Suryana (63) yang meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka yang parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari keterangan tertulis Humas Polres Sragen, peristiwa ini terjadi di area perlintasan kereta api tanpa palang Km 227+2 jalur hulu, tepatnya di Dukuh Mangunrejo Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang sekira pukul  04.37 WIB.

"Peristiwa diketahui pukul 04.37 Wib salah seorang Satpam Stasiun Kedungbanteng Kecamatan Gondang, Rio Adi Surya Prasetyo (29) yang mendapatkan informasi dari pihak kereta api Majapahit Jurusan Jakarta-Malang yang sedang melintas," kata Kapolsek Gondang AKP Joko Widodo.

" Kemudian Satpam Stasiun Kedungbanteng menuju lokasi dan menyampaikan informasi tersebut kepada ketua RT serta warga sekitar, lalu bersama-sama menelusuri lokasi, dan mendapati korban tergeletak di selokan samping rel kereta api dengan jarak sekira 30 meter dari lokasi kejadian." lanjutnya.

AKP Joko Widodo menjelaskan, diketahui korban selama ini mengalami gangguan pendengaran, serta menderita sakit saraf kejepit, yang mengakibatkan korban sulit berjalan, dan kalau berjalan harus membungkuk.

“ Diduga korban tidak mendengar ada kereta api yang sedang melintas, ditambah dengan kondisi kesehatan korban yang tidak memungkinkan untuk menghindar secara spontan, sehingga korban tertabrak laju kereta api yang sedang melintas, “ jelas AKP Joko Widodo.

Joko menambahkan, selama ini palang pintu perlintasan kereta api dikelola oleh warga secara sukarela dengan jam operasional di mulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 188.00 WIB. Saat kejadian, warga yang menjaga palang pintu belum ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pemeriksaan Tim INAFIS Polres Sragen, Tim Medis Puskesmas Gondang dan Tim Medis RSUD Sragen, korban mengalami luka berat dengan beberapa luka terbuka.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan tidak menuntut dilakukan autopsi. Hal itu diperkuat dengan surat pernyataan dari Kepolisian yang ditanda tangani oleh pihak keluarga. (buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT