News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hujan dan Angin Kencang Robohkan Tiang Listrik PLN, Jaringan Listrik di Kebumen Padam

Awal tahun di bulan Januari 2024, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin mulai melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.  
Jumat, 5 Januari 2024 - 12:46 WIB
Tiang listrik milik PLN roboh akibat hujan disertai angin kencang, Jumat (5/1/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, tvOnenews.com - Awal tahun di bulan Januari 2024, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin mulai melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.  

Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Gombong, Kuwarasan, Buayan, Karanganyar dan Adimulyo. Hujan deras disertai angin dan petir terjadi hampir setiap hari mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB, Kamis (4/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini mengakibatkan banyaknya pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik, serta menyebabkan beberapa Pal atau Tiang listrik roboh yang berimbas beberapa komponen jaringan listrik milik PLN rusak.

"Akibatnya jaringan listrik untuk wilayah Gombong, Kuwarasan dan Adimulyo padam," ucap Manager PLN ULP Gombong Domianus Jati Kuncahyo, Jumat (5/1/2024).

Lebih lanjut, Jati menjelaskan listrik padam di jalur utama yang menyuplai Kecamatan Gombong dikarenakan pohon milik salah seorang warga roboh menimpa jaringan listrik 20.000 volt. 

Padam juga terjadi di Kecamatan Kuwarasan dan Adimulyo karena Jaringan Tegangan Menegah ambrol akibat Hujan lebat disertai angin kencang.

"Alhamdulillah, respon cepat warga dibantu kepala desa dan muspika laporan gangguan segera tersampaikan ke kami dan petugas kami di lapangan dengan cepat melakukan penanganan," lanjut Jati.

Komunikasi yang terjalin baik antara pihak PLN dan masyarakat terkait adanya laporan gangguan pohon roboh dan jaringan listrik ambrol serta info titik ledakan mempercepat pelacakan gangguan sehingga upaya perbaikan dan penormalan jaringan listrik oleh PLN dapat segera dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manager PT. PLN (Persero) ULP Gombong Domianus Jati Kuncahyo menghimbau agar masyarakat bersinergi dengan PLN untuk menjaga keselamatan ketenaga listrikan dengan menghindari potensi bahaya listrik di musim penghujan saat ini. Dan jangan menanam pohon keras di bawah atau di dekat jaringan listrik PLN.

"Saya himbau agar warga menghindari semua aktifitas atau membangun bangunan diluar batas jarak aman terhadap jaringan listrik, maksimal 2,5 meter dari jaringan," pungkasnya. (wkn/buz) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT