News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal Alim dan Agamis, Guru Ngaji di Semarang Cabuli 16 Muridnya

Dikenal alim dan agamis, guru ngaji di Semarang tega mencabuli 16 muridnya. Kini, dia diamankan oleh Polrestabes Semarang.
Minggu, 19 November 2023 - 09:32 WIB
ILUSTRASI - Dikenal alim dan agamis, guru ngaji di Semarang cabuli 16 muridnya
Sumber :
  • RDNE Stock Project-Pexels

Semarang, tvOnenews.com - Dikenal alim dan agamis, guru ngaji di Semarang tega mencabuli 16 muridnya. 

Akibat perbuatannya, guru ngaji berinisial PR (51) warga Semarang Barat ini akhirnya diamankan oleh Polrestabes Semarang. Bahkan, kini dia sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Aris Munandar mengatakan PR diamankan setelah adanya laporan dari orang tua korban terkait peristiwa yang menimpa anaknya. 

Dari data yang dihimpun, ada 16 korban pencabulan guru ngaji tersebut yang rata-rata masih anak di bawah umur. 

“Korban mengaji di tempat tersangka. Lalu untuk jumlah korban keseluruhan masih didata,” ujar Aris, Sabtu (18/11/2023). 

Aris mengatakan saat ini tersangka sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang. Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit PPA Polrestabes Semarang. 

"Kasus ini sudah ditangani unit PPA. Tersangka sudah ditahan," kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan. 

tvonenews

Sementara itu, Ketua RT David menambahkan PR ditangkap pada Jumat (17/11/2023). Penangkapan ini diketahui dari warga setempat. 

"Pertama tahu dapat telepon sama staf bendahara. Waktu itu masih belum terkonfirmasi. Ramai-ramainya kemarin sudah dapat informasi kalau ditahan," jelasnya saat ditemui di kediamannya. 

David menyebut jika istri tersangka juga merupakan guru ngaji di kawasan itu. 

Hanya saja lokasi tempat mengaji itu berada di RT 1. Meski demikian, aktivitas ngaji itu dilakukan di rumah PJ tapi pada akhirnya pindah ke RT lain karena muridnya makin banyak.

"Pak PR setahu saya pagi itu kerja di percetakan sore mengajar TPQ. Kalau korban tidak tahu ya ada berapa, tapi siswanya belasan," terangnya. 

Senada, Ketua RT 1 Towaf mengaku rumahnya sempat menjadi tempat PPA Polrestabes Semarang untuk meminta keterangan dari korbannya.

"Kemarin Jumat (17/11/2023) sempat dikumpulkan di sini. Ada tiga mbak-mbak PPA," terang Towaf. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Towaf mengaku kaget dengan kabar tersebut karena PR dikenal cukup alim dan agamis di lingkungan itu. PR bahkan sering mengisi khutbah di masjid dan memberikan nasihat. 

"Ya tidak terpikirkan sama sekali begitu. Terkejut. Beda banget dari citranya yang ditunjukkan selama ini. Apalagi korbannya anak-anak. Kasihan sekali," imbuhnya. (dcz/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT