News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menikmati Makanan Khas Tradisional dan Pertunjukan Seni di Desa Wisata Pasar Wono Sesaji, Sajikan

Pasar Wono Sesaji yang berada di Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menyajikan sesuatu yang lain dari pasar pada umumnya.
Kamis, 19 Oktober 2023 - 08:37 WIB
Seni Pertunjukan Kuda Lumping Hibur Wisatawan di Pasar Wono Sesaji.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Pasar Wono Sesaji yang berada di Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menyajikan sesuatu yang lain dari pasar pada umumnya.

Sebagai pasar wisata, Pasar Wono Sesaji menyajikan aneka makanan khas tradisional, selain itu juga banyak digelar aneka pertunjukan seni budaya yang dibawakan oleh warga warga desa Keji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala desa Keji, Siswanto, mengatakan pasar Wono Sesaji menawarkan konsep pasar wisata yang hanya buka pada hari tertentu di penanggalan jawa. 

" Pasar Wono Sesaji buka setiap Minggu Legi penanggalan Jawa. Di pasar wisata ini kamu memadukan para pelaku UMKM yang menjual aneka makanan khas tradisional dengan kesenial daerah seperti kuda lumping dan sejumlah tarian," terangnya, Rabu (18/10/2023).

Desa wisata yang baru saja diresmikan oleh Bupati Semarang ini menyajikan satu makanan tradisional yang hanya ada di Desa Keji.

" Kami ada makanan khas namanya thetekmelek. Ini makanan ada 20 tahun lalu, dan kita angkat kembali karena saat ini mulai dilupakan. Makanan khas Keji ini berbahan dasar singkong yang banyak ditanam masyarakat desa Keji," kata Siswanto.

Harapan kami melalui pasar Wono Sesaji, masyarakat desa Keji bisa memanfaatkan lahan kritis untuk menanam singkong dimana hasilnya panen bisa digunakan sebagai bahan dasar Thetekmelek makanan khas Keji.

" Ini kan bisa meningkatkan ekonomi warga. Baik para petani dan pelaku UMKM lewat aneka makanan khas yang berbahan dasar singkong," imbuhnya.

Salah satu pengunjung pasar Wono Sesaji, Reza asal kota Semarang mengungkapkan ketertarikannya akan pasar wisata yang menyajikan aneka makanan dan kesenian tradisional tersebut.

" Saya dapat kabar ada pembukaan lokasi wisata baru. Dan setelah saya datang ternyata ini menarik sekali, karena bisa menikmati aneka kuliner sembari melihat pertunjukan seni budaya. Tadi ada tarian gambyong dan kuda lumping yang saya lihat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memiliki daya tarik berupa wisata kuliner dan pertunjukan seni. Reza juga menambahkan harga makanan yang murah juga menjadi daya tarik baginya mengunjungi pasar Wono Sesaji.

" Dilokasi wisata ini makanan tradisionalnya murah murah. Tadi ada beberapa makanan dari singkong yang khas Keji. Itu dijual hanya Rp. 10 ribu dapat 3 bungkus," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT