News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karnaval Budaya di Kabupaten Kudus Tampilkan Pesona Budaya Lokal

Berbagai budaya khas Kabupaten Kudus ditampilkan dengan apik oleh peserta Festival Karnaval Budaya, mulai dari sejarah Bulusan, Dandangan, hingga Gusjigang.
Senin, 11 September 2023 - 11:41 WIB
Suasana Karnaval Hari Jadi ke-474 Kabupaten Kudus, Minggu malam (10/9/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, tvOnenews.com - Nilai seni dan budaya lokal di Kabupaten Kudus diusung menjadi kemasan pertunjukan pada Festival Karnaval Budaya dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 474 Kabupaten Kudus, Minggu (10/9) malam.

Berbagai budaya khas Kabupaten Kudus ditampilkan dengan apik oleh peserta Festival Karnaval Budaya tersebut, mulai dari sejarah Bulusan, Dandangan, Gusjigang, dan lain-lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Festival Karnaval Budaya bisa menjadi ajang untuk mengenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda," kata Bupati Kudus Hartopo, saat membuka karnaval di panggung depan air mancur Pendapa Kabupaten Kudus, Minggu (10/9/2023) malam.

Melalui festival ini, diharapkan masyarakat bisa mengenal lebih jauh kearifan lokal Kabupaten Kudus. Selanjutnya, gotong royong dibutuhkan agar tradisi tetap terjaga sampai generasi selanjutnya.

"Masyarakat harus kompak menggali budaya yang masih terpendam. Lalu merawat tradisi warisan nenek moyang," tuturnya.

Terdapat 25 kontingen yang mengikuti festival. Terdiri dari kontingen sembilan kecamatan dan 16 sekolah. Kontingen sekolah menampilkan Bordir dan Gadis Pingitan, Pesona Pengantin Kudusan, Gendhis Mirah, Dandangan, Gusjigang, dan Bulusan.

Tradisi lainnya yang juga ditampilkan antara lain Mitos Candikala, Pesona Muria, Gebyok Kudus, Pande, Situs Patiayam, Legenda Lentog, Jejak Menara Kudus, Tradisi Wiwit Kopi Muria, dan Rampak Tongtek Kumandang.

Sementara itu, kontingen sembilan kecamatan menampilkan sejarah Rumah Adat Joglo Pencu, Tumpang Songo, dan Pendopo Kabupaten Kudus, Legenda Sendang Jodho, Ampyang Maulid, Sejarah Bulusan, Ngalap Berkah di Sendang Kasih, Asal-Usul Desa Temulus, Pesona Bordir Jenggolo, Kayu Naga Muria, dan Babat Wonosoco.

Salah satu peserta, Zada Rizki Maulida mengungkapkan senang bisa ikut berpartisipasi Festival Karnaval Budaya bersama kontingen Kecamatan Gebog. Zada mengungkapkan telah mempersiapkan penampilan sejak lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, tadi tampilnya sukses dan lancar. Seneng dan bangga bisa ikut mengenalkan tradisi di Gebog," jelasnya.

Pemenang Festival Karnaval Budaya langsung diumumkan di akhir acara. Juara 1 diraih oleh SMP 2 Kudus, juara 2 diraih SMP 1 Dawe, juara 3 diraih oleh SMP 1 Bae. Selanjutnya, juara harapan 1 diraih oleh Kecamatan Undaan, juara harapan 2 diraih oleh SMP 1 Gebog, dan juara harapan 3 diraih Kecamatan Jekulo. (gml/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT