GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPOM Intensifkan Penindakan Peredaran Obat Tradisional Berbahan Kimia yang Bahayakan Kesehatan

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bakal mengintensifkan penindakan Obat Tradisional (OT) yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dari Hulu sampai Hilir.
Jumat, 4 Agustus 2023 - 17:07 WIB
Barang bukti obat tradisional mengandung bahan kimia hasil penindakan BPOM, Jumat (4/8/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bakal mengintensifkan penindakan Obat Tradisional (OT) yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dari Hulu sampai Hilir.

Penindakan ini dilakukan karena obat tradisional ini diproduksi secara ilegal. Hal ini pun juga membuat kesehatan pengkonsumsi obat berbahan kimia ini terancam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Reri Indriani mengatakan, hasil pengawasan dan penindakan BPOM pada 2020-2022 menunjukkan data temuan produk obat tradisional mengandung BKO menduduki peringkat ketiga produk obat tradisional Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Trend temuan adalah klaim untuk stamina pria dan pegal linu.

“Rata-rata 3,96% dari sarana produksi yang diperiksa Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) karena memproduksi obat tradisional BKO. Rata-rata 88,7% dari sarana distribusi yang diperiksa BPOM, TMK karena terdapat produk obat tradisional mengandung BKO atau Tanpa Izin Edar (TIE),” ujar Reri Indriani, saat menggelar Forum Grup Diskusi di Kota Semarang, Jumat (4/8/2023).

Dari penindakan, ada 26 sarana distribusi yakni di Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang memproduksi obat tradisional mengandung BKO. Hal ini berarti produk obat tradisional mengandung BKO masih beredar meski telah ditindak.

“Operasi penindakan sejumlah 2,5 juta pieces obat tradisional BKO/TIE dengan nilai keekonomian sekitar Rp. 49,5 miliar,” jelasnya.

Tidak hanya di dalam negeri, peredaran obat tradisional mengandung BKO Indonesia juga telah merambah negara lain. Pemerintah Indonesia telah menerima laporan dari otoritas negara Jepang terkait temuan produk asal Indonesia “Jamu Tea Black” mengandung BKO.

“Kejadian ini bermula dari laporan tenaga kesehatan setempat terhadap pasien anak berusia 13 tahun yang mengalami gangguan hormon setelah mengkonsumsi produk  tersebut. Hasil pengujian menunjukkan produk tersebut positif mengandung Deksametason,” papar Reni.

Pihaknya mengklaim jika kegiatan produksi dan peredaran obat tradisional mengandung BKO tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat tetapi juga menyebabkan iklim usaha yang tidak sehat. Bahkan dapat mencoreng citra produk obat tradisional Indonesia di mata dunia seperti kejadian di Jepang.

“Akar permasalahan obat tradisional mengandung BKO cukup kompleks, yaitu mulai dari mindset pelaku usaha tentang penggunaan BKO pada obat tradisional, pengawasan dan penegakan tindak lanjutnya belum optimal, serta pengetahuan masyarakat masih rendah,” katanya.

Ia mengaku jika oknum pelaku usaha memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat dengan menambahkan BKO ke obat tradisional untuk memperoleh untung sebesar–besarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil penelitian BPOM dan Fakultas Kedokteran UGM pada 2016 memperkirakan beban biaya penyakit gagal ginjal yang diakibatkan oleh konsumsi jamu mengandung BKO adalah Rp. 562 juta hingga Rp200 Miliar rupiah per tahun.

Oleh karena itu pada sisi supply, BPOM melakukan upaya asistensi regulatori proaktif kepada pelaku usaha melalui Bimbingan Teknis, desk Corrective Action Preventive Action (CAPA), pembinaan dan pendampingan, dan sosialisasi peraturan terkait.

Upaya represif berupa penindakan dan penegakan hukum terhadap kejahatan mengandung BKO dan/atau TIE yang diproduksi di sarana ilegal juga sudah dilakukan  BPOM bersama dengan Integrated Criminal Justice System (ICJS).

“Pada sisi demand, literasi dan pemahaman masyarakat untuk mengenali dan menjauhkan diri dari penggunaan obat tradisional mengandung BKO harus ditingkatkan,” imbuhnya.

Sebagai upaya mensinergikan penindakan ini, pihaknya berkolaborasi lintas stakeholders dalam rangka pencegahan dan pemberantasan obat tradisional mengandung BKO, BPOM melaksanakan Program Intensitas Pengawasan-Penindakan Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat (Hulu – Hilir) untuk menyelesaikan permasalahan obat tradisional mengandung BKO.

“FGD ini diharapkan dapat mengidentifikasi kendala dan tantangan, serta menyusun strategi komprehensif dan solusi adaptif sesuai tugas dan fungsi seluruh pihak terkait dalam pengawasan dan penindakan obat tradisional mengandung BKO. program intensitas pengawasan dan penindakan dapat berdampak signifikan dan nyata untuk menuntaskan permasalahan obat tradisional mengandung BKO di Indonesia,” imbuhnya.(dcz/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT