News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Bisa Berenang Seorang Pemancing Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai BKB Semarang

Seorang pemancing ditemukan meninggal dunia tepatnya di bawah jembatan Arteri Yos Sudarso, Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (25/7/2023)
Selasa, 25 Juli 2023 - 16:15 WIB
Evakuasi pemancing yang tenggelam di bawah jembatan Arteri Yos Sudarso, Semarang, Selasa (25/7/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Seorang pemancing ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Banjir Kanal Barat (BKB) atau tepatnya di bawah jembatan Arteri Yos Sudarso, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (25/7/2023) sekira pukul 10.00 WIB. 

Pria bernama Yudi warga Kuningan, Kecamatan Semarang Utara ini ditemukan dalam keadaan tenggelam posisi berdiri mengenakan baju merah dan celana panjang warna biru. Korban pertama kali diketemukan oleh rekan korban bernama Adi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi menjelaskan, awalnya ia mengetahui korban mendatangi lokasi kejadian lengkap dengan perlengkapan mancingnya sekira pukul 09.30 WIB. Korban yang sendirian itu kemudian menaruh perlengkapan mancingnya diatas kapal kecil yang telah bersandar di dekat Rumah Pompa Bulu Drain Jalan Kokrosono. 

Setelah persiapan selesai, korban kemudian berlayar menuju ke arah utara. Akan tetapi, selang beberapa saat, kapal yang ditumpangi korban tak ada yang mengemudikan. 

Dirinya yang khawatir pun sempat berteriak memanggil nama korban. Tak ada respon, ia kemudian memanggil teman-temannya untuk melakukan penyisiran. 

Karena tak kunjung menemukan keberadaan korban, ia pun langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas dan pihak TNI-Polri. 

Tak berselang lama, tubuh korban tiba-tiba muncul dari permukaan sungai. Mengetahui itu, petugas lantas mengevakuasi korban ke daratan. Namun nyawa korban sudah tidak tertolong. 

“Jadi saya sudah curiga kok perahu korban bergerak sendiri. Korban ini memang sering mancing cuman tidak bisa berenang,” ujarnya di lokasi kejadian. 

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Kumaidi memastikan korban meninggal dunia karena tenggelam. Dari hasil pemeriksaan juga tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga korban juga sudah dihubungi terkait kejadian ini. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. 

“Orang tenggelam seorang pemancing. Dari saksi korban tidak bisa berenang. Diduga perahu miring kemudian roboh ke samping dan tenggelam,” imbuhnya.(dcz/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT