News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kecanggihan Meriam 155 Caesar Buatan Perancis yang Diuji Coba TNI AD di Kebumen

Satuan Arteleri Medan (Armed) Kostrad menggelar latihan menembak uji coba salah satu alutsista andalan TNI AD, Meriam 155 mm Caesar/GS di, Kebumen, Jawa Tengah
Selasa, 18 April 2023 - 01:34 WIB
Kesatuan Armed TNI AD uji coba tembak meriam 155 mm caesar buatan Perancis, Senin (17/4/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, tvOnenews.com - Satuan Arteleri Medan (Armed) Kostrad menggelar latihan menembak uji coba salah satu alutsista andalan TNI AD, Meriam 155 mm Caesar/GS, di Lapangan tembak Dislitbangad, Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Senin (17/4/2023). 

Meriam 155 mm caesar merupakan alutsista canggih yang saat ini dimiliki satuan Armed. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dibutuhkan tiga sampai lima orang untuk mengoperasikan senjata ini. Latihan menembak meriam buatan Perancis ini untuk meningkatkan kemampuan tempur satuan Armed. 

Penembakan meriam caesar disaksikan langsung oleh Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) Mayor Jenderal TNI AD Yudhy Chandra Jaya. 

"Ini merupakan alutsista kebanggaan kita yang sudah kita miliki sejak 2014. Termasuk meriam yang cukup canggih digunakan di pertempuran," terang Mayjen TNI AD Yudhy Chandra Jaya usai menyaksikan uji coba, Senin (17/4/2023).

Menurut Danpussenarmed, meriam 155 mm caesar memiliki beberapa keunggulan, diantaranya kecepatan menembak, ketepatan mengenai sasaran dan beralih posisi atau kedudukan. 

"Selain itu kemampuan jangkauan tembakan meriam caesar ini mampu mencapai jarak hingga 40 km," katanya.

Jenderal bintang dua TNI Angkatan Darat ini menambahkan, meriam 155 mm caesar buatan Perancis ini memiliki tingkat akurasi tembakan yang sangat tinggi. Karena kemampuannya itu meriam ini sangat diandalkan di berbagai jenis pertempuran seperti perang di gunung, hutan, dan di perkotaan. 

"Dan sekarang sedang dirancang untuk amunisi yang terbaru namanya Bonus, jarak tembaknya itu bisa mencapai 70 km," tandasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akurasi meriam ini cukup canggih terbukti hari ini dengan jarak tembak sejauh 13.400 meter dengan sasaran berada di Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit, jatuhnya peluru langsung terbaca di dekat sasaran melalui sistem komputerisasi dan kontrol otomatis. 

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan acara penyematan Brevet warga kehormatan Armed TNI AD (Arteleri Medan) oleh Danpussenarmed Kodiklatad Mayjen Yudhy Chandra Jaya kepada jajaran Forkompimda Kabupaten Kebumen. (wkn/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT