GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parah, Jalan Pantura Pati–Rembang Macet Puluhan Kilometer

Jalur pantura timur dari Pati-Rembang, sebaliknya macet panjang, Sabtu (1/4/2023). Ini disebabkan proyek pekerjaan pengecoran jalan pantura yang belum selesai.
Sabtu, 1 April 2023 - 14:07 WIB
Kemacetan panjang di jalan Pantura Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan Pati, Sabtu (1/4/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Jalur pantura timur dari Pati menuju Rembang, Jawa Tengah atau sebaliknya mengalami kemacetan panjang, Sabtu (1/4/2023).

Diperkirakan kemacetan ini disebabkan proyek pekerjaan pengecoran jalan pantura yang belum selesai, sementara bahu jalan tidak bisa dilewati karena berlumpur dan tekstur tanahnya yang lembek akibat hujan terus mengguyur wilayah Pati dua hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini membuat sopir tidak berani melewati bahu jalan, sementara separuh jalan dalam pengecoran. Kemacetan semakin parah karena ada truk muatan berat yang terperosok di bahu jalan yang ambles.

Salah seorang sopir tronton, Anam, mengaku sudah terjebak macet sejak tadi malam.

“Saya dari Surabaya mau ke Lampung. Macet total ini, saya terjebak macet sudah dari tadi malam,” ujar Anam.

Kondisi serupa juga dikeluhkan oleh Sutrisno. Sopir truk asal Pamotan Kabupaten Rembangse yang akan mengirim barang ke Wonosobo. Sutrino mengungkapkan seharusnya dia pagi tadi sudah sampai tujuan, namun hingga Sabtu siang ini masih belum separuh perjalanan.

“Saya dari Pamotan Rembang mau ke Wonosobo. Satu malam terjebak macet, dari habis magrib belum jalan blas masih di sini. Kalau nggak kejebak macet seharusnya sudah sampai tujuan bongkar muatan saya,” ungkap dia.

Menurut Sutrisno, kemacetan ini terjadi karena tidak diberlakukan buka tutup jalan, sementara bahu jalan tidak dapat dilalui akibat rusak parah.

“Kalau ini ada yang ngatur jalan gantian ya tidak seperti ini. Ini kan nggak ada yang ngatur,” keluhnya.

Sutrisno berharap ada petugas yang mengatur jalan di lokasi titik simpul kemacetan, sehingga jalan bisa dilakukan buka tutup dan kemacetan ini bisa segera terurai.

“Mudah-mudahan ada yang ngatur lah. Kalau diatur gantian jalan dari barat dua puluh mobil jalan, terus gantian dari timur jalan dua puluh mobil kan bisa lancar,” harapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan di lapangan, sejak semalam pantura timur Pati sudah mulai mengalami kemacetan, dan hingga Sabtu siang ini kemacetan panjang masih belum terurai.

Atrian kemacetan mengular dari Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati hingga Rembang, sejauh dua puluh kilometer lebih.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT