News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Belum Surut, Warga di Pati Mengeluh Belum Terima Bantuan

Banjir yang melanda puluhan Desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, belum ada tanda tanda akan surut. Ketinggian banjir di sejumlah Desa justru kian bertambah. Aktifitas warga pun lumpuh total.
Jumat, 3 Maret 2023 - 20:27 WIB
Banjir di Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Pati, Jawa Tengah, Jumat (3/3/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Banjir yang melanda puluhan Desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, belum ada tanda tanda akan surut. Ketinggian banjir di sejumlah Desa justru kian bertambah. Aktifitas warga pun lumpuh total.

Namun, meski ketinggian banjir bertambah, sampai sekarang bantuan untuk warga korban banjir belum ada. Warga berharap pemerintah bisa menyalurkan bantuan, utamanya sembako dan makanan siap saji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu desa yang hingga kini banjirnya belum surut adalah Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan. Di Desa ini sebanyak 650 rumah terendam dan 1500an jiwa terdampak banjir.

Ketinggian banjir bervariasi antara 30 sampai 90 centimeter. Tingginya genangan banjir membuat Desa Ketitang Wetan kini terisolir banjir dan aktifitas warga lumpuh.

Menurut salah seorang warga, Putri Sholeha, hingga hari ketiga terendam banjir, bantuan pemerintah untuk warga terdampak banjir belum ada. Warga sangat berharap bantuan dari pemerintah, karena aktifitas mereka lumpuh total.

“Banjir Sudah tiga hari ini, akibat tanggul jebol dan curah hujan yang tinggi. Aktifitas warga lumpuh saat ini karena jalan di kampung terendam banjir semua sekitar 50 centimeter,” ujar Putri Sholeha, Jumat (3/3/2023).

“Sampai saat ini belum ada bantuan, kami butuh makanan siap santap karena tidak bisa memasak dapurnya terendam banjir setinggi 40 cm. Harapan kami pemerintah menyalurkan bantuan bagi korban banjir,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ketitang Wetan, Ali Muntoha, mengatakan, banjir di Desa Ketitang Wetan belum ada tanda tanda surut. Ketinggian banjir antara 30 sampai 90 centimeter. Aktifitas warga lumpuh karena desa sudah terisolir banjir. Pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah setempat, untuk membatu warga yang terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Banjir di Desa kami sudah tiga hari ini, ketinggian di jalan berkisar antara 30 cm - 60 cm dan di lokasi warga berkisar 70 cm - 90 cm. Saat ini aktifitas terganggu karena desa kami terkepung banjir. Yang dibuthkan dari emerintah bantuan untuk warga, sampai saat ini banjir sudah tiga hari bantuan belum ada,” ungkapnya.

Dari data BPBD Pati, hingga saat ini sudah 43 desa yang tersebar di 9 kecamatan di Pati terendam banjir. Banjir diakibatkan meluapnya Sungai Silugonggo dan sejumlah tanggul sungai jebol. Selai itu, tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari ini membuat ketinggian banjir bertambah terus. (Arm/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT