News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Puskesmas Lapangan Disiapkan di Pengungsian Korban Gempa Cianjur

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat telah mendirikan empat puskesmas lapangan di sejumlah titik pengungsian korban gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022 - 17:20 WIB
Arsip Foto. Relawan kesehatan memeriksa warga terdampak gempa bumi di Posko Pengungsian Nagrag, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat,
Sumber :
  • (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

Cianjur, Jawa Barat - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat telah mendirikan empat puskesmas lapangan guna mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak gempa bumi.

"Puskesmas utamanya itu ada di Cijedil, Nagrak, Cugenang, dan Warung Kondang. Itu tetap berjalan. Lalu kita support (dukung) di empat titik, yakni Nagrak satu puskemas lapangan, Cugenang dua puskesmas lapangan, dan Warung Kondang satu puskesmas lapangan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr. Irvan Nur Fauzy.

"Fokus kami hari ini lebih kepada bagaimana masyarakat bisa terjaga dari penyakit berbasis lingkungan yang berpotensi KLB pascagempa ini. Itu seperti ISPA, diare, dan hipertensi," katanya ketika ditemui ANTARA di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Selasa.

Menurut dia, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), diare, dan hipertensi sudah mulai menyerang warga yang terdampak gempa.

"ISPA itu kalau untuk kumulatif sudah ada 2.000-an orang, diare di bawah 2.000, dan hipertensi 1.000-an orang," kata dia.

Selain mendirikan puskesmas lapangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur menyediakan pelayanan puskesmas keliling untuk mencegah penularan penyakit pasca-gempa bumi 21 November 2022.

"Jadi kami buat puskesmas lapangan yang membantu puskesmas induk, lalu di sana juga ada puskesmas keliling. Sementara itu yang akan berjalan di beberapa hari ke depan," katanya.

Dia mengemukakan bahwa banyaknya lokasi pengungsian menjadi tantangan tersendiri dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak gempa.

"Titik pengungsi ada 400 lebih. Kalau lihat di data BPBD hari ini pengungsi titiknya ada di 400 lebih. Itu di pengungsian yang terpusat dan mandiri, dan kita akan menempatkan relawan," katanya.

"Kami maksimalkan di pengungsian yang terpusat, lalu untuk yang mandiri kita sisir dengan pelayanan puskesmas keliling," ia menambahkan.

Menurut data ​​​​​​Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 3.175 tenaga medis sudah disebar ke 194 lokasi pengungsian guna menangani warga yang terdampak gempa di wilayah Kecamatan Pacet, Cugenang, Gekbrong, Warungkondang, Mande, Cilaku, Cibeber, dan Cianjur Kota.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Senin (28/11) mengatakan bahwa tenaga kesehatan yang melayani korban gempa meliputi dokter umum, dokter spesialis, perawat, ahli gizi, bidan, apoteker, tenaga surveilans, tenaga kesehatan lingkungan, terapis, dan psikolog.

Bupati Cianjur Herman Suherman pada Senin (28/11) menginformasikan bahwa gempa yang pada 21 November 2022 melanda wilayahnya telah menyebabkan setidaknya 323 orang meninggal.

Selain itu, menurut data BNPB, gempa telah memaksa 73.874 orang yang terdiri atas 33.713 laki-laki dan 40.161 perempuan mengungsi. Di antara korban gempa yang mengungsi ada 92 penyandang disabilitas, 1.207 ibu hamil, dan 4.240 warga lanjut usia. (ant/mii)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT