News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Penyakit yang Dijumpai di Pengungsian Korban Gempa Cianjur

Pusat Krisis Kementerian Kesehatan (Puskris Kemenkes) Jaya memaparkan lima penyakit yang dijumpai di pengungsian korban gempa Cianjur.
Minggu, 27 November 2022 - 18:31 WIB
Konferensi pers pascagempa Cianjur, Minggu (27/11/2022).
Sumber :
  • Tangkapan Layar/tvOne

Cianjur, Jawa Barat - Pusat Krisis Kementerian Kesehatan (Puskris Kemenkes) Jaya memaparkan lima penyakit yang dijumpai di pengungsian korban gempa Cianjur.

ISPA, gastritis, hipertensi, diare dan diabetes,” ujar Jaya, Minggu (27/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jaya memaparkan berdasarkan data yang dihimpun tanggal 23 November 2022 ke 24 November 2022, tren ISPA memang terus naik.

“Pengungsi yang terkena ISPA tercatat 744. Alhamdulillah sekarang sudah melandai. Dari 744 menjadi 600,” jelasnya.

Dia memaparkan pihaknya melakukan pengendalian penyakit pascabencana di pengungsian.

Minggu pertama merupakan pengendalian trauma. Minggu kedua adalah pengendalian non-trauma, yakni penyakit-penyakit yang dijumpai di pengungsian.

“Kami drop sekitar 2.000 relawan ke pengungsian,” ujarnya.

Kepala BNPB Suharyanto menambahkan ada 325 titik pengungsian korban gempa Cianjur.

“Per hari ini, satgas gabungan sudah berhasil mengidentifikasi titik-titik pengungsian,” kata Suharyanto.

Suharyanto merincikan dari 325 titik pengungsian itu, 183 di antaranya merupakan titik pengungsian terpusat dengan kekuatan pengungsi lebih dari 25 orang.

Sedangkan, 142 lainnya merupakan titik pengungsian mandiri dengan kekuatan pengungsi di bawah 25 orang.

Terkait jumlah korban, hari ini ditemukan 3 jenazah. Dengan demikian, jumlah korban yang meninggal dunia mencapai 321 orang.

“11 Orang masih dinyatakan hilang. Korban luka berat yang masih dirawat di seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Cianjur atau rumah sakit lain terdata 108 orang. Ini di luar dari yang ada penyakit-penyakit setelah mengungsi,” jelasnya.

Suharyanto menyebutkan distribusi logistik kepada korban gempa jauh lebih baik dari kemarin.

Sementara itu, 11 korban gempa Cianjur masih hilang meski telah memasuki hari ketujuh pascagempa.

Kepala Basarnas Jabar Jumaril mengatakan pihaknya mengoptimalkan tiga hal untuk menemukan korban yang masih hilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertama, pembagian area. Ada tiga worksite: Warung Sate Sinta, RT 03 Desa Cijedil dan Kampung Cicadas,” kata Jumaril. Kedua, lanjut Jumaril, kerja sama dengan unit satwa. Anjing pelacak masih akan dikerahkan ke area-area yang dicurigai adanya korban.

“Ketiga, optimalkan alat berat. Kalau manual itu masih sulit dilakukan,” jelasnya. (nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT