News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Mahasiswa IPB Tertipu Pinjol, Kampus Berikan Bantuan Hukum

Ratusan mahasiswa IPB university tertipu oleh seorang perempuan berinisial AI yang nilai seluruhnya mencapai ratusan juta rupiah
Senin, 14 November 2022 - 16:49 WIB
Mahasiswa IPB
Sumber :
  • Tim tvOneUsep

Bogor Jawa Barat - Ratusan mahasiswa IPB university tertipu oleh seorang perempuan berinisial AI yang nilai seluruhnya mencapai ratusan juta rupiah

Awalnya pada bulan September 2022 lalu ada kegiatan kampus di IPB university Dramaga Bogor, di mana saat itu panitia kegiatan membutuhkan dana untuk mendukung kagiatan. Atas arahan dari senior di kampusnya, maka para mahasiswa yang menjadi panitia kegiatan ini diperkenalkan dengan seorang wanita bernama AI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian AI meminta agar para mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan mengikuti saran dan petunjuknya, di mana harus membuka sejumlah aplikasi belanja dan aplikasi pinjaman online, jika sudah para mahasiswa harus mengajukan kredit yang jumlahnya variasi antara Rp6 juta sampai dengan Rp29 juta,  lalu diminta untuk berbelanja di aplikasi berbelanja. AI yang  mengaku tengah mempromisikan sebuah toko online di aplikasi belanja ini menjanjikan akan memberikan 10 persen keuntungan bagi mahasiswa yang berhasil menjual barang di toko yang ada di aplikasi belanja. Karena semangat untuk kepentingan suksesnya kegiatan kampus, para mahasiswa pun berlomba mencari pembeli online. Bahkan tidak hanya belanja uang pun di transfer ke rekening AI dan mendapat keuntungan 10 persen juga dengan proses pembayaran di janjikan akan di selesaikan oleh Ai. 

Meski acara kampus berakhir dengan sukses. Namun, sedikitnya 126 mahasiswa IPB university ini pun malah kena teror dan mendapat ancaman dari para penagih atau debtcollector dari pinjaman online. Mereka bahkan mengaku ada yang di datangi debtcollector arau juru tagih sampai kerumah masing-masing. Bagi yang orang tuanya berada bisa diselesikan oleh orang tuanya. 

Tapi sejumlah mahasiwa dari berbagai fakultas yang rata-rata baru semester 3 ini kebingungan bercampur takut lantaran punya utang ditagih terus. Sebagian malah menyelesaikan dengan menjual barang-barang milik pribadi seperti leptop, HP dan barang-barang lainya demi menutupi utang. 

"Awalnya kami mahasiwa mengadakan kegiatan, lalu membutuhkan dana dan mendapat arahan dari kating (kaka tingkat) yang pernah bekerjasama juga dengan Ai agar di suport projek kami, lalu kami janjian dengan Ai di kampus IPB dramaga ini, dan diminta membuka aplikasi belanja dan aplikasi kredit, lalu kami diminta belanja oleh Ai dengan imbalan 10% dari penjualan diperuntukan buat kegiatan acara kami," ujar Aurel salah seorang mahasiwi IPB yang jadi korban penipuan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT