News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh! Puluhan Rumah di Cisolok Sukabumi Terancam Hanyut Gara-Gara Sungai Cibareno Meluap

Puluhan rumah terancam hanyut usai banjir bandang meluapnya Sungai Cibareno, Minggu (9/10/2022) pukul 17.30 WIB.
Senin, 10 Oktober 2022 - 08:51 WIB
Puluhan rumah di Cisolok Sukabumi terancam hanyut gara-gara Sungai Cibareno meluap.
Sumber :
  • Rizki Gustana/tvOne

Sukabumi, Jawa Barat - Puluhan rumah terancam hanyut usai banjir bandang meluapnya Sungai Cibareno, Minggu (9/10/2022) pukul 17.30 WIB.

Banjir bandang berdampak pada dua kampung, yakni Kampung Cilumayan dan Kampung Bantar Kalapa di Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sungai Cibareno merupakan sungai yang menjadi pembatas antara Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Banten.

Kepala Desa Pasir Baru Hidayah mengatakan selain rumah warga, beberapa hektare sawah di Kampung Cilumayan juga kena imbasnya.

"Rumah yang terdampak banjir bandang ini, yaitu dua hanyut dan yang satu lagi rusak parah. Pesawahan sekitar 3 hektare dan kebun palawija juga. Sekarang yang terancam hanyut itu atas laporan RT sekitar 66 KK yang terancam hanyut," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (10/10/2022).

Hidayah menjelaskan meluapnya Sungai Cibareno bukan kali pertama kalinya.

Ini merupakan akibat tidak adanya perbaikan terhadap tanggul yang berada di Kampung Cilumayan sehingga berakibat fatal bagi masyarakat.

"Ini kesekian kalinya banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cibareno. Dulu pernah terjadi juga. Informasi dihimpun oleh kami tahun 1995 bahkan lebih parah. Padahal kejadian ini sangat mengancam warga yang jumlah penduduknya di sini (Kampung Cilumayan) sekitar 450 orang dengan jumlah 160 KK di sini," terangnya.

"Sebetulnya langkah dari desa sudah berusaha mengajukan pembangunan tanggul melalui proposal ke dinas terkait dan melalui rekomendasi dari Pak Camat ke kabupaten dan provinsi. Sebetulnya itu dari awal tahun 2020 kejadian tetapi tidak ada respons dari pihak pemerintah baik dari kabupaten, provinsi maupun pusat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hidayah menjelaskan kejadian rumah tergerus bukan kali ini saja. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda untuk realisasi tentang masalah pembangunan dari dampak banjir bandang ini. Padahal ini sangat penting dan warga pun sangat mengharapkan.

"Karena intensitas hujan masih besar di wilayah utara, saya menghimbau kepada warga agar tetap berjaga-jaga dan antisipasi,” pungkasnya. (raa/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT