News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Website Resmi Kejari Garut Diretas, Kasi Intel: Betul Kena Hack, Sedang Kami Matikan dulu

"Betul di hack sekarang sedang kami matikan dulu, baru hari ini website kita diserang," singkat Irwan ganda saputra, Kepala seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Garut.
Rabu, 3 Agustus 2022 - 16:05 WIB
Website Kajari Garut kini tak dapat diakses setelah diretas orang tak dikenal
Sumber :
  • tim tvone - Taufik Hidayah

Garut, Jawa Barat- Website resmi Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut dikabarkan diretas hacker. Tampilan website yang biasanya bisa dibuka untuk kepentingan umum kini sulit diakses. 

Website resmi milik Kajari Garut dilaporkan diretas hacker pada Rabu (3/8/2022). Serangan hacker itu dikabarkan masuk kedalam akun website dan merubah sebagian tampilan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih parahnya branda website milik institusi aparat penegak hukum (APH) di Daerah Garut itu menampilkan tulisan "bubarkan satgas merah putih".

Intelijen Kejaksaan Negeri Garut membenarkan bahwa website nya diserang peretas, "betul di hack sekarang sedang kami matikan dulu, baru hari ini website kita diserang," singkat Irwan ganda saputra, Kepala seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Garut, Rabu (3/8/2022) saat dihubungi.

Meski tak merinci bagian apa yang diserang, akan tetapi pada pukul 15.42 Wib, website Kejaksaan Negeri Garut sudah tidak bisa diakses atau sudah bertuliskan "404 Not Found The resource requested could not be found on this server" (404 tidak ditemukan sumber daya yang diminta tidak dapat ditemukan diserver ini).

Pihak Kajari Garut kini sedang berupaya melakukan perbaikan pasca penyerangan hacker tak dikenal, ia bahkan tak ingin menanggapi tujuan peretas menulis "bubarkan satgas merah putih" dibranda website,"sudah dimatikan web nya, kita sedang perbaiki," tutup Irwan.

Sebelumnya, situs sempat menampilkan keterangan Opposite tentang kasus Brigadir J. Informasi ini pertama kali diketahui redaksi tvonenews melalui cuitan twitter @kripikripik1 yang dipantau, Rabu (3/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejari Garut di retas...??? sama akun opossite," demikian cuitan @kripikripik1.

Di situs tersebut sempat muncul tulisan SAVE BRIGADIR YOSUA. KLIK UNTUK MASUK KE NEGERI WAKANDA’. (THH/ito).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT