News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawaban Nyeleneh Direktur RSUD Garut Saat Didemo Ribuan Nakes Soal Honor BPJS: Saya Juga Belum Dibayar

Direktur RSUD dr Slamet Garut Husodo Dewo Adi membantah bahwa pihaknya tak membayarkan Jaspel selama 8 bulan. Tetapi tertahan Oktober, November, Desember 2021.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 24 Mei 2022 - 21:48 WIB
Aksi nakes RSUD dr Slamet Garut Selasa (24/5/2022) siang
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, Jawa Barat - Direktur RSUD dr Slamet Garut membantah pihaknya tak membayar jasa pelayanan (Jaspel) BPJS kepada tenaga kesehatan (Nakes) selama 8 bulan. Dirinya mengemukakan bahwa ada 1.200 nakes dan karyawan memang belum dibayarkan jaspel termasuk dirinya. 

Sengkarut pembayaran uang Jaspel BPJS para tenaga kesehatan di RSUD dr Slamet Garut, membuat geger warga. Dipandang garda paling depan dalam penanganan Covid-19, ternyata jasa mereka malah belum dibayar oleh pihak rumah sakit. Status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pemerintah Daerah Garut ini pun kini disorot karena pengelolaanya yang dinilai payah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur RSUD dr Slamet Garut Husodo Dewo Adi membantah bahwa pihaknya tak membayarkan Jaspel selama 8 bulan, melainkan pembayaran Jaspel BPJS tertahan sejak Oktober, November, dan Desember 2021.

"Jadi pengertianya bukan 8 bulan, itu kita nerima jasa itu bulan Oktober, November, dan Desember 2021. Dan kita menerima pembayaran BPJS itu bulan Februari 2022 kemarin. Yang jadi masalah di sini adalah pertama masalah data, jadi saya ingin setiap karyawan yang mendapatkan insentif itu betul-betul sesuai haknya. Ini yang jadi masalah di sini," kata Husodo, Selasa (24/5/2022). 

Nakes yang berdinas di RSUD dr Slamet Garut berdemonstrasi Selasa siang. Mereka menuding pengelolaan keuangan rumah sakit keuangan tak berbanding lurus dengan pengorbanan para nakes.

"Pada bulan Oktober, Desember, dan November itu data kita sangat kurang, bulan September itu kita melakukan sitem informasi manajemen di rumah sakit, sistem IT di rumah sakit, karena 10 tahun gak aktif baru diaktifkan kembali bulan Oktober kemarin," tambah Husodo. 

Ternyata jumlah yang belum menerima uang Jaspel BPJS bukan ratusan, melainkan terdapat 1.200 nakes dan karyawan termasuk direkturnya.

"Pokoknya semua karyawan 1.200 orang, semuanya belum dibayarkan, bukan 8 bulan, ya itu tadi Oktober, November, Desember. Iya termasuk saya juga belum," masih kata Direktur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat aksi ini, kepala Pemerintahan Garut nampak murka, Bupati Rudy Gunawan menegaskan bahwa hal ini harus diselesaikan oleh direktur Rumah Sakit.

"Saya kan sudah minta itu diselesaikan, direktur (RSUD dr Slamet) harus bertanggung jawab sebagai pimpinan BLUD. Sudah saya mengingatkan menegur langsung. Selesaikan Jaspel BPJS," kata Rudy Gunawan. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT