News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 381 Sapi di Garut Terjangkit PMK, Peternak Terancam Rugi

Sebanyak 381 ekor sapi di Garut terjangkit penyakit mulut dan kulit (PMK). Peternak sapi terancam gulung tikar karena sapi mereka tidak diperbolehkan dijual. 
Jumat, 13 Mei 2022 - 15:31 WIB
Peternak Sapi Saat Memperlihatkan Sapi yang Terserang PMK
Sumber :
  • tim tvOne/Taufiq Hidayah

Garut, Jawa Barat- Wabah penyakit mulut dan kulit (PMK) yang menyerang sapi di tanah air mengancam keberlangsungan ekonomi peternak sapi di Daerah. Di Garut, sebanyak 381 ekor sapi dilaporkan sudah positif terjangkit PMK. Kini para peternak sapi harus menanggung beban dan terancam gulung tikar, karena sapi mereka tidak diperbolehkan dijual. 

Engkus (52), peternak sapi asal Desa Wanajaya Kecamatan Wanaraja salah satunya. Ia mulai khawatir dengan kelangsungan usahanya, karena sebanyak 25 ekor sapi miliknya terkena wabah PMK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memang sedang berusaha melakukan pengobatan terhadap sapi peliharaannya, namun kebijakan Pemerintah melarang menjual dan menyembelih sapi terjangkit PMK, membuat Engkus was - was usahanya akan gulung tikar. 

"Ga boleh dijual katanya, ya kata dinas. Sekarang saya berupaya mengobati dengan vitamin. Prosesnya penyuntikan 3 hari sekali, kemudian sapi yang kukunya terjangkit dilakukan pengobatan otodidak saja pak, " Kata Engkus, Peternak Sapi asal Wanajaya, Jumat (13/5/2022). 

Engkus menambahkan, banyak dirinya kerap melakukan konsultasi dengan dokter hewan serta selalu berkomunikasi dengan peternak sapi lain di Garut yang juga terdampak.

"Sudah pada tahu, banyak ratusan sapi di Garut yang kena PMK, ya kita kan bukan ahli kesehatan hewan, jadi terus saja konsultasi sama dokter hewan supaya sapi piaraan kami bisa segera sembuh, " tambah Engkus. 

Engkus dan peternak sapi berharap lekas ada solusi terbaik dari pemerintah mengenai wabah PMK ini.

"Ya sapi kan tidak boleh dijual dalam keadaan PMK, katanya lagi harus diobati, kemudian kalo dalam proses pengobatan sapi mati harus dikubur, artinya kita merugi, ya terancam bisa gulung tikar kalo ga ada solusi pemerintah kepada kami kaum peternak," keluh Engkus.

"Ya harapannya saya mau pemerintah cepat kasih gimanalah, cepat penanganan. Jangan tunggu banyak sapi mati dulu, tetap kan yang rugi rakyat-rakyat juga yang menanggung," tutup Engkus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Garut merilis bahwa ada 381 ekor sapi yang tersebar di 9 wilayah, positif PMK.

Wakil Bupati Helmi Budiman, menyatakan bahwa pihaknya sudah mengusulkan kepada kementerian terkait untuk menetapkan status kejadian luar biasa PMK di Daerahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT