News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuatkan Karakter, ASN Pemkab Bandung Ikuti Pesantren Kilat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyebut pihaknya segera mengirim Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti program pesantren kilat dalam waktu dekat, sebagai upaya penguatan pembinaan karakter dan spiritual.
Selasa, 6 Januari 2026 - 12:31 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri Kegiatan Siraman Rohani di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Mohammad Toha, Soreang.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyebut pihaknya segera mengirim Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti program pesantren kilat dalam waktu dekat, sebagai upaya penguatan pembinaan karakter dan spiritual.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa, menjelaskan program tersebut akan menyasar ASN Eselon III dan III, yang diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta keteladanan aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi ASN di lingkungan Eselon II dan III dalam waktu dekat akan diberangkatkan untuk mengikuti pesantren kilat," ucap Bupati Dadang Supriatna.

Ia menjelaskan program pesantren kilat tersebut akan diisi dengan berbagai materi keagamaan, pembinaan mental, serta penguatan nilai-nilai integritas yang relevan dengan tugas dan fungsi ASN.

Dadang menambahkan  kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai moral, etika, dan kejujuran di lingkungan birokrasi.

“ASN di Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 19 ribu orang. Jika mereka sehat secara spiritual dan sehat secara materi, maka pelayanan kepada masyarakat akan maksimal,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Dadang menegaskan  penguatan karakter ASN merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut ASN tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan administratif, tetapi juga harus memiliki akhlak dan sikap yang mencerminkan pelayanan publik yang humanis.

Program pesantren kilat ini, lanjut dia, diharapkan dapat memberikan pendidikan karakter secara bertahap agar seluruh ASN Eselon II dan III memberikan pelayanan secara optimal.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT