News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Ruang Sekolah Ambruk, Disdik Kabupaten Cirebon Minta Sekolah Hapus Aset Bangunan

Bangunan yang ambruk di SMPN 1 Kaliwedi diduga akibat kondisi material yang sudah rapuh termakan usia. Untungnya anak-anak masih belajar daring
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 11 Mei 2022 - 21:22 WIB
Ruangan yang ambruk di SMP Negeri Kaliwedi, Cirebon
Sumber :
  • Erfan Septiawan

Cirebon, Jawa Barat - Sebanyak 3 ruang laboratorium SMPN 1 Kaliwedi, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon ambruk.

Penjaga sekolah SMPN 1 Kaliwedi, Haris mengatakan, bangunan yang ambruk diduga akibat kondisi material yang sudah rapuh termakan usia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena kejadiannya sore sekitar pukul 15.00 WIB. Memang sekolah juga sudah lama kosong karena belajarnya secara online," katanya Rabu (11/05/2022).

Haris menceritakan, ambruknya bangunan tersebut diketahui pertama kali oleh warga sekitar, yang rumahnya tidak jauh dari gedung SMPN 1 Kaliwedi, Kabupeten Cirebon, Senin (9/5/2022) sore.

"Ya ambruk begitu saja, tidak ada tanda-tanda memang bangunannya juga sudah sangat mengkhawatirkan," bebernya.

Haris baru mengetahui bangunan laboratorium itu ambruk saat melakukan pengecekan rutin, mengelilingi sekolah pada malam hari.

"Sudah kosong tidak terpakai sejak satu tahun terakhir, karena melihat bangunannya sudah rapuh, komputer, dan peralatan lab lebih dulu dipindahkan," ucapnya.

Meski demikian, material bangunan yang ambruk mengenai 20 mesin jahit yang biasa digunakan siswa untuk praktik dan belum sempat dipindahkan.

"Hanya mesin jahit yang masih ada di dalam. Kalau peralatan lab seperti komputer, mikroskop dan lain-lainnya sudah dipindahkan ke ruangan lain, jadi aman,” kata Haris.

Dikatakan Haris, ketiga ruangan tidak ambruk secara bersamaan. Melainkan satu ruangan sudah ambruk lebih dulu sekitar dua bulan lalu.

“Itu memang karena susunannya sudah melengkung sejak lama, kuda-kudanya juga sudah rapuh,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kaliwedi, Basir menyampaikan, ambruknya bangunan tersebut sudah ditinjau langsung oleh Plt Kadisdik Kabupaten Cirebon kemarin. 

Dari hasil tinjauan tersebut, pihak Disdik menyarankan pihak sekolah untuk mengajukan permohonan penghapusan aset. Mengingat, bangunan yang ambruk tersebut memang sudah tidak difungsikan lagi sejak lama.

“Jadi biar tidak menambah beban biaya perawatan. Karena memang itu sudah tidak digunakan. Kebetulan ruangan yang ada masih cukup untuk menampung belajar para siswa,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, Haris masih belum bisa mengambil keputusan resmi terkait langkah yang akan diambil, menurutnya hal ini perlu dilakukan musyawarah bersama.

“Sebelumnya dari kecamatan sudah menjanjikan akan dibangun pada tahun 2023. Makanya kami sekarang belum memutuskan apakah dibangun atau dihapus asetnya. Nanti musyawarah dulu,” ungkapnya. (esn/mg5/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT