News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian PKP Siapkan Skema Pembiayaan Kreatif untuk MBR Non-Fixed Income

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan terus memperkuat upaya menghadirkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:54 WIB
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan terus memperkuat upaya menghadirkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan terus memperkuat upaya menghadirkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tidak memiliki penghasilan tetap. Dalam rangka itu, Kementerian PKP menyelenggarakan Rapat Penyiapan Skema Pembiayaan Kreatif Perumahan bagi MBR Non-Fixed Income yang digelar di Aula Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis, Kabupaten Bandung.

Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Imran, dalam arahannya menyampaikan bahwa penyediaan perumahan merupakan salah satu mandat strategis Kementerian PKP sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029. Pemerintah menargetkan 74 persen rumah tangga Indonesia memiliki akses terhadap hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan pada tahun 2029. Target tersebut selaras dengan program prioritas Presiden dan Wakil Presiden RI dalam pemenuhan rumah murah serta peningkatan akses sanitasi di wilayah perdesaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Dirjen Imran menegaskan bahwa Program Nasional Tiga Juta Rumah menjadi instrumen utama untuk menekan backlog perumahan dan mempercepat akses masyarakat terhadap hunian layak. Program ini mencakup pembangunan di tiga delineasi utama: perkotaan, perdesaan, dan pesisir, melalui berbagai pendekatan — mulai dari pembangunan baru, renovasi rumah tidak layak huni, hingga partisipasi gotong royong melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta pelibatan masyarakat dan pengembang.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen juga menyoroti tantangan utama sektor perumahan yang bukan hanya pada ketersediaan unit, tetapi juga akses pembiayaan yang inklusif. Banyak masyarakat di sektor informal seperti petani, pedagang kecil, buruh harian, dan pekerja jasa yang memiliki keinginan kuat memiliki rumah, namun belum mampu memenuhi persyaratan pembiayaan konvensional. Untuk itu, Kementerian PKP tengah menyiapkan skema pembiayaan kreatif yang adaptif, melibatkan berbagai lembaga seperti koperasi, LPDB-KUMKM, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), guna membuka peluang lebih luas bagi MBR non-fixed income untuk memiliki rumah layak.

“Keberhasilan Program Tiga Juta Rumah hanya dapat dicapai melalui kerja bersama dan sinergi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, swasta, hingga masyarakat harus berkolaborasi agar setiap warga negara dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan berkelanjutan,” ujar Imran. Ia menambahkan, semangat gotong royong menjadi kunci dalam mempercepat capaian target nasional di bidang perumahan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT