News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Bekasi Ringkus Penipu Ngaku Anggota Polri

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi meringkus pria berinisial W alias A (59) atas perbuatan penipuan dengan mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).
Senin, 15 September 2025 - 19:06 WIB
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Mustofa menanyakan modus pelaku penipuan mengaku anggota Polri saat ungkap perkara di Mapolsek Tambun
Sumber :
  • Antara

 

Kabupaten Bekasi, tvOnenews.com- Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi meringkus pria berinisial W alias A (59) atas perbuatan penipuan dengan mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku menipu warga dengan modus menawarkan bantuan mengurus kasus hukum, CPNS hingga proyek tertentu," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Mustofa di Cikarang, Senin (15/09/2025).

Ia mengungkapkan pelaku sudah menjalankan aksi sejak lama dengan mengaku sebagai anggota kepolisian untuk meyakinkan para korban. Polisi sejauh ini sudah menerima tiga laporan resmi dari korban penipuan dimaksud.

Dari laporan 13 Juli 2024 dan 13 September 2025 di Mapolres Metro Bekasi serta di Mapolsek Tambun pada Agustus 2024, total kerugian para korban ditaksir mencapai Rp86 juta terdiri atas satu unit sepeda motor, uang Rp43 juta dan Rp20 juta.

Selain itu, ada tiga korban lain yang masih mengumpulkan bukti untuk melapor sehingga total sementara enam korban sudah teridentifikasi.

"Kami menduga jumlah korban akan bertambah karena tersangka mengaku sudah lama melakukan praktik ini, bahkan sejak tahun 2005," katanya.

Petugas dari kasus ini menyita sejumlah barang bukti antara lain enam lembar bukti transfer, satu kartu identitas palsu anggota Polri dengan pangkat AKP serta seragam dinas yang dibeli pelaku di Pasar Senen seharga Rp300.000.

Mustofa mengaku korban pertama berinisial A semula melapor kehilangan motor. Pelaku kemudian menawarkan bantuan dengan dalih pengungkapan perkara. Korban diminta uang Rp1 juta untuk operasional, motor dipinjam untuk penyamaran namun justru ikut digelapkan.

Korban kedua G mengaku sudah mengenal pelaku sejak 2013. Saat mendaftar CPNS, ia ditawari bantuan oleh pelaku dengan iming-iming bisa meloloskan seleksi. Korban mentransfer Rp43 juta namun hasilnya nihil.

Sedangkan korban ketiga U menyerahkan uang senilai Rp20 juta karena percaya pelaku bisa mengurus kasus hukum anaknya di Mapolres Metro Bekasi. Sama seperti kejadian lain, janji pelaku tidak terbukti.

"Motif pelaku jelas untuk mendapatkan keuntungan. Kami mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban segera melapor ke Polres Metro Bekasi atau Mapolsek terdekat," katanya.

Atas perbuatannya, W alias A dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(ant/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT