News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Mamah Muda Cantik, Gadis Milenial Juga Masuk Perangkap Investasi Bodong Garut

Korban dugaan investasi bodong yang dikelola Yomi Lashes Beauty Care terus bertambah. Bukan hanya mamah muda, gadis milenial pun turut menjadi korbannya
Jumat, 1 April 2022 - 10:30 WIB
Gadis Milenial ikut jadi korban investasi bodong di Garut
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, Jawa Barat - Korban dugaan investasi bodong di Garut, ternyata bukan menyasar pada kaum mamah muda saja. Para gadis cantik milenial pun ikut tertipu. Mereka kini bingung harus ke mana mengambil modal yang telah ditanam. Para korban belum mendapat kepastian meski sudah melapor ke pihak kepolisian. 

Korban dugaan investasi bodong yang dikelola Yomi Lashes Beauty Care terus bertambah, sebelumnya pada Rabu (30/3/2022), puluhan mamah muda cantik mendatangi Polres Garut untuk melapor. Mereka melapor ke polisi lantaran merasa dirugikan uang modal mereka tak bisa ditarik usai jatuh tempo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini korban baru yaitu gadis cantik milenial mengaku menjadi korban bersama kakak dan anggota keluarganya yang lain.

Naluri Jatining Ati (25), atau akrab disapa Luri, gadis cantik warga Kampung Lampegan, Kelurahan Margawati mengaku sebagai korban investasi, seperti para kaum ibu muda cantik yang sudah melapor ke polisi. 

"Jadi awalnya modalnya kecil, di slot pendek, cair. Kemudian modalnya dimasukin lagi, jadi yang diserahkan pengelola keuntungannya temponya 12 hari. Ya terus ditambahin ke modal yang ditanam, kalo yang slot pendek ini diberi keuntunganya 12 persen dari jumlah total modal, nah kalo yang slot 20 hari jatuh tempo keuntunganya 20 persen," kata Luri, Jumat (1/4/2022). 

Ia juga menjelaskan bahwa selain dirinya, kakak dan keluarga ikut dalam investasi bermasalah tersebut.

"Saya selalu ikut yang sebulan, karena tergiur keuntungan persentasenya besar. Jadi kalo ingin yang keuntungan 20 persen minimal harus tanam invest-nya Rp 20 juta, mulai macet pembayaran bulan Maret pas pertengahan, pas tanggal 11 dan tanggal 24. Keluarga saya yang lain juga ikut banyak lah, soalnya disuruh pengelola untuk ikut promosiin invest ini," tambah Luri. 

Luri sengaja menanam modal di investasi fiktif ini untuk bekal menikah. Namun tak disangka, dia malah terancam kehilangan semua tabungannya.

"Saya investasi supaya ada buat pegangan nikah, ya sebentar lagi kan mau nikah. Temen-teman saya juga sudah pada nanya ko bisa begini, jumlahnya yang saya pribadi tanam di inves ini Rp 24 juta, ya lumayan kalo buat saya," masih kata dia. 

Sementara kuasa hukum korban mamah muda yang lain mengungkapkan modus pelaku dengan menjanjikan keuntungan besar dalam jangka singkat.

"Ya modusnya dengan waktu yang pendek biasa 2 minggu kini 12 hari bisa memberikan keuntungan yang besar, jadi menarik para korbanya dengan iming - iming keuntungan. Ya bayangkan dengan tempo 10 hari yang slot pendek masa bisa dapat keuntungan 10 persen, pasti tergiur lah para calon nasabah, " kata Soni Sonjaya, selaku kuasa hukum korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian kini masih mendalami dan memeriksa para saksi atas hebohnya investasi bodong ini. Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan telah menerima laporan.

"Polres Garut sudah menerima laporan tentang dugaan investasi bodong, kami ini masih dalam taraf penyelidikan, kita kumpulkan dulu keterangan-keterangan serta alat bukti," sahut Kapolres. (Taufiq/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT