News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Komplotan Maling Satroni Sekolah Terekam CCTV, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta Rupiah

Aksi komplotan perampok yang beraksi di SMP Negeri 2 Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terekam kamera CCTV yang ada di salah satu ruangan sekolah.
Senin, 7 Maret 2022 - 16:08 WIB
Aksi Komplotan Maling Satroni Sekolah Terekam CCTV, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta Rupiah
Sumber :
  • tvone

Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Aksi komplotan perampok yang beraksi di SMP Negeri 2 Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terekam kamera CCTV yang ada di salah satu ruangan sekolah.

Kepala sekolah SMPN 2 Conggeang, Adang Rohendi, membenarkan adanya aksi pencurian yang terjadi. Akibat sekolah mengalami kerugian lebih dari Rp20 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya kejadiannya hari Sabtu (05/03/22) subuh. Barang yang hilang dicuri diantaranya sebuah laptop, 2 buah tablet, 1 layar komputer, sebuah amplifier, 1 kamera cctv dan 2 buah bola basket. Total kerugian akibat pencurian tersebut mencapai Rp27 juta," Ujar Adang, Senin (07/03/22). 

Komplotan maling tersebut, lanjut Adang, masuk dengan merusak kunci gembok pintu luar dan merusak pintu ruangan hingga masuk menjarah tiga ruangan.

"Sepertinya menggunakan linggis. Soalnya gemboknya rusak, pintu ruangan juga rusak di bagian slot kuncinya," Lanjutnya.

Video rekaman CCTV aksi pencurian di sekolah ini pun viral di media sosial. Meski terekam CCTV para pelaku tidak dikenali lantaran menutup wajah dengan masker dan topi. 

Cepi Saepudin, Penjaga sekolah mengaku, saat malam kejadian dirinya terlelap dan tidak mendengar suara mencurigakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketauannya pas paginya, saya ketiduran setelah minum obat karena ga enak badan. Dari CCTV ga kenal itu siapa soalnya mukanya ga jelas ketutup masker sama topi," Tuturnya.

Pihak sekolah melaporkan kejadian pencurian tersebut ke pihak kepolisian dan menyerahkan rekaman CCTV. Pengakuan pihak sekolah, setidaknya sudah 3 kali SMPN 2 Conggeang dibobol maling. (Lutfi/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT