Bandung, tvOnenenws.com - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati nampaknya akan menerima dilema baru, usai Pemerintah Jabar merencanakan efisiensi anggaran besar-besaran pada tahun 2025. Hal tersebut merupakan implementasi dari Inpres No. 1 Tahun 2025.
Efisiensi anggaran tersebut memangkas berbagai anggaran yang ada di sektor pemerintahan, termasuk BUMD. Salah satu BUMD yang terdampak efisiensi adalah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin mengatakan bahwa efisiensi anggaran saat ini akan memberikan rdampak kepada penyertaan modal untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), salah satunya BIJB Kertajati.
Meski demikian Bey menyebut, penyertaan modal masih akan tetap dilakukan untuk BIJB Kertajati. Namun tidak maksimal.
“Ya memang kalau efisiensi berdampak ke depan, tapi (penyertaan modal) masih ya, itu sisi yang betul-betul harus dihukumkan,"kata Bey.
Disisi lain, Pemprov Jabar pun mengaku khawatir dengan terdampaknya BIJB Kertajati akibat efisiensi anggaran. Pasalnya, kondisi BIJB Kertajati sendiri saat ini sudah semakin sepi pengunjung dan penerbangan.
Load more