News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berisi Bahan Material Mudah Terbakar, Petugas Kesulitan Jinakan Api di Tiga Pabrik di Kawasan Kopo Bandung 

Kebakaran hebat melanda tiga pabrik sekaligus di Taman Kopo Indah, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/01/2025) sore hingga malam. Api berkobar menghanguskan gedung pabrik yang mudah terbakar.
Kamis, 30 Januari 2025 - 23:27 WIB
Petugas Damkar saat melakukan proses pemadaman
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung, tvOnenews.com - Kebakaran hebat melanda tiga pabrik sekaligus di Taman Kopo Indah, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/01/2025) sore hingga malam. Api berkobar menghanguskan gedung pabrik yang mudah terbakar.

Pemadaman api sangat hebat ini masih dilakukan oleh puluhan personel pemadam kebakaran (damkar) dengan menggunakan total 11 pemadam kebakaran Kabupaten Bandung dan 1 unit bala bantuan dari Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas pemadam kebakaran mengaku kesulitan untuk menjinakkan kobaran yang sangat besar tersebut dikarenakan terkendala suplai air hingga bahan material yang mudah terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, Iman Irianto menjelaskan awalnya pihaknya menerima laporan pukul 16.55 WIB dan langsung meluncurkan tiga unit mobil pancar.  

Namun, saat tiba dilokasi kejadian pihaknya memantau bahwa kobaran api di ketiga pabrik tersebut menjalar sangat cepat sehingga membutuhkan unit tambahan. 

"Tapi eskalasinya semakin membesar hingga akhirnya kita kerahkan dari beberapa pos damkar yang ada di Kabupaten Bandung. Sebanyak 11 unit yang dikerahkan, ditambah satu bantuan dari Kota Bandung," kata Iman, Kamis (30/1/2025) malam.

Iman mengatakan pabrik yang terbakar tersebut mengelola bahan produksi yang mudah terbakar sehingga membuat api menjadi sulit untuk dipadamkan.

"Tiga pabrik justru berbahan material mudah terbakar. Bahkan ada 1 yang berbahan lem, tiner, plastik dan juga benang kain sehingga kuat sekali apinya,"kata dia.

Selain itu, untuk memadamkan kobaran api itu petugas pemadam kebakaran mengaku kesulitan mencari air lantaran hydrant didekat lokasi kejadian tidak berfungsi dengan baik.

"Kondisi sumber air sangat jauh sekali karena disini keran air tidak jalan ini,"ujar Iman.

Hingga saat ini kata Iman, petugas pun masih berjibaku untuk menjinakkan kobaran api yang menghanguskan ketiga pabrik mudah terbakar agar tidak menjalar ke pabrik lainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Angin juga kenceng sekali ini kita juga mencegah agar tidak merambat ke pabrik-pabrik lainya karena ini banyak sekali pabrik di kawasan ini," pungkasnya. 

(ila/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT