News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Janji Paslon Acep-Gita di Pilgub Jabar, Sapu Bersih Birokrasi KKN di Jawa Barat

Cagub Jabar nomor urut 01, Acep Adang Ruhiyat mengatakan ingin menciptakan reformasi sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik jika terpilih.
Selasa, 12 November 2024 - 11:18 WIB
Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) nomor urut 01, Acep Adang Ruhiyat
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung, tvOnenews.com - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) nomor urut 01, Acep Adang Ruhiyat mengatakan ingin menciptakan reformasi sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik jika terpilih di ajang Pilgub Jabar. 

Hal tersebut diupayakanya lewat program-program yang digagas, salah satunya untuk menghapuskan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Reformasi ke depan adalah harus betul-betul menjadi bagian yang terpenting sehingga kita ingin menghapuskan apa yang disebut KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme). Ini untuk 5 tahun ke depan, sehingga kita akan membangun sebuah sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik itu yang ingin saya sampaikan,"kata dia usai jalani debat perdana Pilgub Jabar di Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran, Senin (11/11/2024) malam. 

Acep mengatakan, bahwa dalam kesempatan debat perdana ini, dirinya cukup puas menyampaikan gagasannya terkait sejumlah subtema yang diangkat. Karena itu, dia juga mengungkapkan cukup menikmati jalannya debat. 

“Saya sangat menikmati suasana debat pada hari ini. Sehingga kami betul-betul menyampaikan hal-hal yang memang diperlukan untuk program 5 tahun ke depan baik yang menyangkut masalah pendidikan, kesehatan, daya beli masyarakat termasuk juga urusan-urusan yang terkait dengan masalah birokrasi keberlanjutan,” tutur dia.

Selain itu, reformasi tata kelola pemerintahan ala Acep ialah dengan menghadirkan kebijakan tentang bagaimana semua sistem birokrasi terukur, serta terpercaya dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Sehingga akan lebih mudah mengoreksi dan memeriksa permasalahan yang ada di birokrasi yang ada di Jawa Barat. Itu tentu jadi PR kita,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Gita menyatakan jika apa-apa yang menjadi gagasan mereka adalah upaya untuk mewujudkan masyarakat Jabar yang bahagia. Dalam hal ini, dia pun menyorot sejumlah isu seperti dari kekerasan perempuan, mentalitas generasi muda, pendidikan anak, hingga stunting.

“Sebagai perempuan, saya yang paling mengerti perempuan Insya Allah untuk kekerasan terhadap perempuan tidak boleh ada lagi Untuk anak-anak yang tidak sekolah, tidak boleh tidak sekolah lagi. Untuk perempuan atau pemuda-pemuda yang selama ini mungkin galau atau cemas, insya Allah kami akan memiliki berbagai solusi untuk generasi-generasi. Sampai masalah di dalam kandungan,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT