News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Garut Terasa Sangat Kuat, Pasien di Puskesmas Sampai Dirawat di Luar Ruangan

Panik karena gempa 6,5 magnitudo, pasien Puskesmas di Garut, Jawa Barat, sempat dirawat di luar ruangan perawatan, Sabtu (27/4) malam.
Minggu, 28 April 2024 - 07:59 WIB
Pasien puskesmas di Garut, Jawa Barat dirawat di luar ruangan saat terjadi gempa, Sabtu (27/4).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Panik karena gempa 6,5 magnitudo, pasien Puskesmas di Garut, Jawa Barat, sempat dirawat di luar ruangan perawatan. 

Mereka enggan mendapat perawatan di dalam karena khawatir akan gempa susulan. Meski begitu, petugas medis tetap melayani pasien, meski keluarga memilih dirawat di luar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya perawatan pasien rawat inap sempat dilakukan di luar ruangan oleh medis Puskesmas Cikelet. Hal itu dilakukan karena pasien dan keluarga yang berada di dalm ruang perawatan lebih memilih keluar saat gempa terjadi. 

Pasien yang masih dalam keadaan di infus pun sempat memaksakan keluar dan lebih memilih di rawat di luar ruangan karena khawatir akan gempa susulan.

"Saat gempa memang sangat terasa besar, untuk kondisi di puskesmas bangunan tidak ada kerusakan dan untuk kondisi pasien yang sudah dievakuasi tidak ada korban jiwa maupun luka,"kata Ringga, petugas Puskesmas Cikelet, Minggu (28/4/2024) dini hari.

Saat ini pasien sudah kembali ke dalam ruangan perawatan, namun mereka tetap diimbau waspada karena takut akan gempa susulan. 

Dampak gempa 6,5 magnitudo ini membuat beberapa bangunan rumah rusak, salah satunya di wilayah Kecamatan Cilawu, dimana terdapat rumah warga yang roboh, sehingga penghuninya panik. Selain itu ada dua orang korban luka diduda tertimpa reruntuhan bangunan, dan hal itu dibenarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Garut.

"Betul ada informasi masuk terkait kerusakan dan korban, tapi kita masih berkordinasi dengan BPBD untuk vakidasi dan asesmen,"kata Margianto, Kadis Kominfo Garut.

Belum diketahui data pasti terkait kerusakan rumah dan jumlah korban luka, namun kabarnya untuk korban luka telah dirawat di puskesmas terdekat. 

Diketahui, gempa 6,5 magnitudo yang mengguncang Garut, Jawa Barat, berdampak pada kerusakan dan terdapat korban luka. 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut, menerima laporan terdapat dua korban luka, hingga kerusakan rumah dibeberapa wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar kerusakan dan korban itu disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Margianto.

Ia mengatakan korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas, sementara kerusakan terjadi di beberapa wilayah yang tersebar di Garut.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT