News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Tamu Hotel dan Warga Bandung Berhamburan ke Jalan Saat Gempa Garut

Dampak gempa di Garut, Jawa Barat, para tamu hotel hingga warga di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung berhamburan panik keluar ke jalan untuk menyelamatkan diri.
Minggu, 28 April 2024 - 07:35 WIB
Warga berhamburan ke jalan kawasan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat saat gempa Garut, Sabtu (27/4).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Dampak gempa di Garut, para tamu hotel di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung berhamburan panik keluar untuk menyelamatkan diri.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerangkan, Gempa dengan kekuatan Mag:6.2, terjadi pada 27, April 2024 pukul 23:29:47 WIB di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut salah satu warga bernama Maulana mengatakan, bahwa gempa dirasakan cukup kencang guncangannya, sehingga secara spontan dirinya langsung menyelamatkan diri menghindari bangunan.

"Saya kebetulan lagi main di sekitaran ini, terus ada gempa yang kekuatannya cukup besar, jadi saya langsung menghidari bangunan" ucap maulana, Sabtu, (27/4).

Lebih lanjut, dirinya menceritakan suasana di sekitaran kawasan Asia Afrika tersebut saat terjadinya gempa.

"Bukan saya aja yang panik tapi banyak para pengunjung hotel yang saya lihat, pada keluar dari hotel" pungkasnya.

Sementara itu, Menurut Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Siswo Tarigan mengatakan akibat gempa tersebut, tidak ada kerusakan namun tadi sempat terjadi kepanikan tamu hotel.

"Tadi saat ada Gempa memang warga berhamburan ke jalan, termasuk penghuni hotel ikut keluar takut terjadi sesuatu,"katanya.

Saat ini pihak juga melakukan patroli untuk memastikan bahwa memang  tidak ada dampak kerusakan akibat gempa di Kabupaten Garut.

"Alhamdulillah saat ini sudah kondusif," katanya.

Diketahui, gempa 6,5 magnitudo yang mengguncang Garut, Jawa Barat, berdampak pada kerusakan dan terdapat korban luka. 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut, menerima laporan terdapat dua korban luka, hingga kerusakan rumah dibeberapa wilayah.

Kabar kerusakan dan korban itu disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Margianto.

Ia mengatakan korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas, sementara kerusakan terjadi di beberapa wilayah yang tersebar di Garut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Betul ada laporan kerusakan rumah di Cilawu, kemudian untuk korban luka ada di wilayah selatan 2 orang. Untuk validasi lanjutan masih kita lakukan ke tim di lapangan," kata Margianto kepada awak media di Garut, Minggu (28/4/2024) dini hari.

Kerusakan sementara yang masuk ke Diskominfo Garut yaitu di wilayah Cilawu, sementara korban luka berada di Kecamatan Pameungpeuk. (cka/dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT