GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas DBD! Januari Sampai dengan April 2024 Sebanyak 2.882 Warga Bandung Terserang DBD dan 11 Orang Meninggal

Dinkes Kota Bandung mencatat DBD April kembali meningkat, sepanjang bulan Januari hingga April tahun 2024. Total mencapai 2.882 kasus hingga April 2024.
Selasa, 23 April 2024 - 13:40 WIB
Kasus DBD di Kota Bandung meningkat sepanjang tahun 2024
Sumber :
  • timtvOnews.com - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) April kembali meningkat, sepanjang bulan Januari hingga pertengahan April tahun 2024. Total penyakit DBD di Kota Bandung sendiri mencapai 2.882 kasus hingga April 2024.

"Masih cukup tinggi, sampai pekan ke satu April sekitar 2.882 kasus. Data meninggal ada 11 dari Januari sampai April,"kata  Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian saat dihubungi, Senin (22/04/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mayoritas penderita DBD yang meninggal berasal dari kalangan anak-anak. Meski grafik kasus DBD mengalami penurunan di tiap pekan. Namun, angka tersebut masih belum dapat dipastikan bahwa kasus mengalami penurunan. 

"Bulan Maret sempat nurun, April naik lagi," katanya.

Ia menuturkan Kota Bandung merupakan kota endemis DBD. Data pada tahun 2021, kasus DBD mencapai 3.743 kasus, tahun 2022 4.308 kasus, tahun 2023 sebanyak 1.856 kasus.

Anhar mengatakan strategi terbaik dalam mengatasi masalah DBD yaitu pemberantasan sarang nyamuk atau PSN. Namun, kegiatan tersebut masih harus ditingkatkan di Kota Bandung.

"Strategi terbaik pemberantasan sarang nyamuk, itu mudah dikerjakan tapi realisasi belum tentu bagus," kata dia.

Ia menyebut pihaknya akan bekerja sama dengan sekolah dan melibatkan siswa untuk melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Selain itu, bekerja sama dengan perkantoran di Kota Bandung untuk melakukan hal yang sama. 

Anhar mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama agar dapat masuk ke pesantren dan madrasah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengajak santri dan pengelola pesantren dan madrasah untuk rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk."ungkapnya.

(cep/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT