News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Info Mudik, Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Arteri Cirebon

Satlantas Polres Cirebon beberapa kali terapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri untuk mengurai pergerakan kendaraan yang terus meningkat hingga H+5 Lebaran
Senin, 15 April 2024 - 15:47 WIB
Soal Info Mudik, Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Arteri Cirebon
Sumber :
  • istimewa - Antara

Cirebon, tvOnenews.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, beberapa kali menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri untuk mengurai pergerakan kendaraan yang terus meningkat hingga H+5 Lebaran atau Senin (15/4/2024).

Kanit KBO Satlantas Polres Cirebon Kota Ipda Rizwan mengatakan bahwa rekayasa itu berupa penarikan serta pengalihan kendaraan dari dalam kota maupun sebaliknya agar laju pengendara di jalur arteri tetap lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kurang lebih 20 menit kami lakukan penarikan. Dari arah Kota Cirebon dan Kuningan, kami arahkan dahulu ke jalur lain. Setelah itu, kami normalkan kembali," ujarnya.

Ipda Rizwan mengatakan bahwa pihaknya melakukan buka tutup di beberapa persimpangan guna memastikan arus kendaraan dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah tetap mengalir lancar.

Menurutnya, imbas dari penerapan one way di ruas tol cukup terasa dengan banyaknya kendaraan yang melaju di jalur arteri pada kedua arah.

Saat ini, kata dia, kepadatan kendaraan masih terjadi di jalur arteri karena puncak arus balik diperkirakan terus terjadi hingga malam nanti.

"Oleh karena itu, di setiap persimpangan besar seperti Pemuda, Terminal Harjamukti, Kanggraksan, dan Perum diberlakukan rekayasa bilamana ekor kendaraan sudah ketemu lampu merah berikutnya,” bebernya.

Satlantas Polres Cirebon Kota juga tetap menyiagakan ratusan personel di ruas arteri guna melakukan pengaturan sehingga titik kepadatan dapat terurai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga Senin siang, sekitar 60.000 kendaraan, khususnya roda dua, sudah bergerak. Mereka akan kembali ke Jakarta melalui jalur arteri di Kota Cirebon.

"Jadi, sebetulnya kemarin itu diprediksi puncak arus balik, ternyata sesuai dengan arahan Korlantas Polri masih ada sekitar 188.000 kendaraan yang menunggu dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah sekitarnya. Sampai malam kami antisipasi puncak arus balik," ucap dia. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT