News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Sudah Pelarian Pentolan Geng Motor yang Aniaya Satu Keluarga di Garut, Kini "Berlabuh" di Hotel Prodeo 

Pentolan geng motor yang kabur usai menganiaya satu keluarga di Garut, Jawa Barat, akhirnya berhasil diringkus polisi. Pelaku dicokok petugas tanpa perlawanan.
Minggu, 24 Maret 2024 - 19:06 WIB
IP pelaku penganiayaan saat ditangkap Tim Sancang Polres Garut
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufiq Hidayah

Garut, tvonenews.com - Pentolan geng motor yang kabur usai menganiaya satu keluarga di Garut, Jawa Barat, akhirnya berhasil diringkus polisi. Pelaku dicokok petugas tanpa perlawanan usai buron beberapa bulan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasa aman akhirnya bisa dinikmati oleh warga Garut. Dedengkot brandal bermotor yang kerap membuat resah warga, kini sudah mendekam di hotel prodeo Mapolres Garut.

 

IP dikenal sebagai kepala preman berandalan bermotor di Cibatu. Aksi IP bersama hulu balangnya kerap membuat resah warga. Rasa was was warga bertambah jika keinginan IP tidak dipenuhi.

 

Sebelumnya IP dan para anak buahnya menganiaya 4 orang korban yang merupakan satu keluarga asal Kampung Loji, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu.

 

Korban dianiaya saat hendak ke Puskesmas untuk memeriksa kesehatannya, namun belum sampai ruang konsultasi dokter, para korban dianiaya secara brutal di halaman Puskesmas oleh lebih dari 20 anggota geng motor asuhan IP.

 

Korban bernama Endang, Epul, Restu, dan Asraf, mereka merupakan satu keluarga Ayah, anak, kakak dan adik yang jadi aksi bulan - bulanan berandal bermotor pada 1 Januari 2024 lalu.

 

Para pelaku sebagian berhasil diamankan polisi pada pasca kejadian, sementara gembongnya berinisial IP kabur usai di DPO kan Polres Garut. 

 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut mengakatakan, pihaknya telah menangkap yang bersangkutan. Ia diamankan di sebuah rumah yang memang merupakan tempat ia istirahat.

 

"Betul sudah diamankan, sudah di Mako. Kita ciduk semalam, sudah diperiksa juga,"singkat AKP Ari Rinaldo, Kasat Reskrim Polres Garut, Minggu (24/03/2024), saat dihubungi.

 

 

Sebelumnya polisi juga sempat menyiduk 3 orang pelaku yang berkaitan dengan aksi teror geng kepada warga. Korban atas Nama Endang sempat kritis namun bisa berhasil selamat, korban atas nama Asraf mengalami luka di kepala dan badan, korban atas nama Restu mengalami sesak nafas karena terinjak - injak oleh ulah geng motor, dan korban atas nama Epul menjadi korban pemukulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Masyarakat Kecamatan Cibatu kini bisa tenang dan tak khawatir dengan ulah geng motor, karena pentolannya telah berhasil diciduk petugas. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT