News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota KPPS Meninggal Dunia di Tasikmalaya saat Bertugas, korban Tiba-tiba Ambruk setelah Mengeluh Sakit di Dada

Saat pingsan korban dievakuasi ke puskesmas, namun setelah diperiksa, ternyata korban sudah meninggal. Diketahui korban ada riwayat sakit liver dan sesak nafas.
Kamis, 15 Februari 2024 - 13:06 WIB
Rumah duka anggota KPPS yang meninggal di Tasikmalaya.
Sumber :
  • Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Seorang anggota KPPS TPS 1 Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya bernama Arman Rahmansyah (38), meninggal dunia saat melaksanakan tugas, Kamis (15/2/2024) dini hari. Sebelum dinyatakan meninggal, korban sempat ambruk pingsan tak sadarkan diri.

Salah seorang warga Kampung Cipondok, Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Asep Irfan membenarkan bahwa ada seorang petugas KPPS yang meninggal saat melaksanakan tugas. Menurutnya, sebelum pingsan, korban sempat mengeluh sakit dada pada Rabu (14/2/2024), sekitar pukul 21.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya kang benar, saya lagi di rumah duka. Jadi kata anggota KPPSnya jam 12 malam lebih tadi, korban pingsan. Nah, katanya jam 9 malam tuh ngeluh nyeri dada, siangnya juga makan bakso. Terus tadi malam, makan vitamin dan manggis, kemudian sesak dada kanan," kata Asep, saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Kamis (15/2/2024) dini hari.

Kemudian kata Asep, setelah pingsan korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Namun, saat dilakukan pemeriksaan di puskesmas, ternyata korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Menurut keterangan dari keluarga, korban memiliki riwayat sakit liver dan sesak nafas.

"Sebelumnya jam sembilanan korban ngeluh  nyeri dada kanan sesak, terus pingsan dan dibawa ke puskesmas dalam keadaan meninggal. Memang kata pihak keluarga, sementara korban punya riwayat liver, sama suka sesak," ucap Asep.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami membenarkan bahwa ada seorang anggota KPPS yang meninggal dalam tugas. Ia pun mengaku saat ini tengah berada di rumah duka. Informasi yang dihimpunnya, korban memiliki riwayat penyakit lambung dan masih dalam proses pengobatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar kang, ini saya juga lagi di rumah duka. Informasinya korban memiliki riwayat penyakit lambung dan masih proses berobat," singkat Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami.

Saat ini, jenazah korban masih berada di rumah duka setelah dibawa dari Puskesmas Sukaresik. Sejumlah perwakilan dari pihak KPU Kabupaten Tasikmalaya pun berdatangan untuk melakukan takziah.(dai/rfi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT