News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Potret Petugas di Bandung Barat Taklukan Danau Cirata Demi Distribusikan Logistik Pemilu

Petugas mendistribusikan logistik Pemilu yang akan dipakai pada 14 Febuari 2024 ke wilayah terpencil di Kabupaten Bandung Barat (KBB) Provinsi Jawa Barat. 
Selasa, 13 Februari 2024 - 19:35 WIB
Petugas membawa logistik pemilu yang akan digunakan besok di TPS
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung Barat, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) distribusikan logistik Pemilu yang akan dipakai pada 14 Febuari 2024 ke wilayah terpencil di Kabupaten Bandung Barat (KBB) Provinsi Jawa Barat. 

Dalam penyaluran logistik ini. Penyelenggara pemilu dan petugas keamanan terpaksa harus menempuh perjalanan selama satu jam lebih melalui jalur air menuju Kampung Cijuhung, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, KBB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan mengantarkan logistik Pemilu 2024 seperti kotak suara, bilik suara, surat suara dan perlengkapan ATK untuk TPS tersebut dimulai dari PPS Margaluyu menggunakan perahu untuk melakukan perjalanan jalur perairan Waduk Cirata menuju TPS 12 Kampung Cijuhung. 

Menurut Ketua PPK Cipeundeuy, Mansur Suryana mengatakan pendistribusian logistik pemilu untuk Kampung Cijuhung akses terdekatnya hanya jalur perairan. 


"Kalau jalur darat lebih sulit, akses mobil enggak bisa masuk dan motor juga harus pakai motor khusus cross," ujar Ketua PPK Cipeundeuy, Mansur Suryana, saat ditemui di Kampung Cijuhung, Selasa (13/02/2024).

Jika menggunakan motor melalui jalur darat Mansur menjelaskan, tidak ada petugas yang sanggup untuk menyalurkan logistik Pemilu 2024 tersebut lantaran, selain jaraknya jauh, jalannya juga hanya lapisan tanah dan bebatuan.

"Kalau pakai motor siapa yang membawa logistiknya dan jarak tempuh lebih jauh, butuhkan waktu sampai berjam-jam, apalagi jalan kaki lebih lama,"ujar Mansur.

Dengan menyeberangi Waduk Cirata, perjalanan petugas tidak mudah karena perahu yang ditumpangi terhambat oleh hamparan eceng gondok hingga akhirnya harus diterobos hingga menyebabkan mesin perahu terkadang mati.

"Sangat luar biasa akses jalan ke sini di luar perkiraan. Kami awalnya memprediksi berangkat pagi-pagi eceng gak ada, tapi ternyata ecengnya banyak sekali sehingga menghambat perjalanan," ucapnya.

Ia mengatakan, jika tidak ada hamparan eceng gondok itu, biasanya perjalanan hanya butuh waktu 20 sampai 30 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi saat ini menjadi lebih lama hingga harus menempuh perjalanan selama 1 jam lebih.

"Satu jam perjalanan baru bisa tiba di lokasi, apalagi jika menggunakan jalur darat, maka jarak tempuh pun akan lebih lama dan jauh maka dari itu jalur air menjadi pilihan utama," ujar Mansur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT