Prihatin Kondisi Bangsa, Giliran ITB Deklarasi "Mencegah Kemunduran Demokrasi"
- timtvOnenews.com - Ilham Ariyansyah
Bandung, tvOnenwes.com - Sivitas Akedemika Institut Teknologi Bandung (ITB), Guru Besar dan Dosen menggelar aksi deklarasi dengan bertema Peduli Demokrasi Berintegritas membuat petisi deklarasi akademik "Mencegah Kemunduran Demokrasi", di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (05/02/2024).
Deklarasi yang dibacakan Nedina Sari, dosen FSRD ITB, membacakan sembilan poin petisi, diantaranya untuk menegakkan hukum dan etika publik hingga berharap pemimpin di Indonesia bisa menjadi penengah dalam perhelatan demokrasi Pemilu.
Sembilan poin petisi yang dibacakan yaitu,
1.Mendukung pilpres yang jujur, adil, dan damai, serta menjunjung hak asasi setiap pemilih.
2.Mendukung pemimpin sebagai negarawan serta menjadi teladan dalam menegakkan aturan hukum dan etika publik untuk membangun demokrasi yang berkualitas.
3.Mendukung pemimpin dan pihak-pihak yang terlibat untuk mencapai tujuan mewujudkan negara republik Indonesia sebagai negara hukum, yang menjunjung tinggi asas-asas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.
4.Mendukung pemimpin dan pihak-pihak yang terlibat untuk menjunjung sikap netral dan non-partisan dalam proses demokrasi, yang berada di atas semua kelompok dan golongan.
5. Mendorong para pemimpin bangsa untuk berperan sebagai penengah dalam masyarakat yang terpolarisasi saat ini, dengan mengayomi semua kelompok dan golongan yang berbeda, untuk menghindari keterbelahan masyarakat yang mengancam kesatuan bangsa.
6. Mendorong pemimpin dan pihak-pihak yang terlibat untuk mendahulukan kepentingan negara-bangsa yang lebih besar di atas kepentingan kelompok dalam setiap tindakannya, dengan semangat kebersamaan, kerja sama, dilandasi asas keadilan dan inklusivitas.
7. Mendorong pemimpin dan pihak pihak yang terlibat menjalankan sikap adil dan berpihak kepada semua dalam proses demokrasi, dengan memberikan fasilitas dan perlakuan yang sama bagi setiap kontestan pilpres, untuk menjaga pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
8. Mendorong pemimpin dan pihak-pihak yang terlibat untuk ' mendahulukan pembangunan fondasi kepemimpinan bangsa yang kuat secara terstruktur dan sistematis untuk mempersiapkan pemimpin masa depan, yang memiliki integritas, rasa keadilan, prestasi, serta kinerja tinggi, untuk membawa kepada kemajuan bangsa.
Load more