News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban KDRT yang Diancam Dibunuh Suaminya Heran Kenapa Pelaku Tidak Ditangkap, Istri: Mungkin Karena Dia Kerja di BNN

Yuliyanti Anggraini (29) korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menduga suaminya tidak ditahan oleh pihak kepolisian lantaran bekerja di Badan Narkotika Nasional (BNN).
Rabu, 3 Januari 2024 - 07:47 WIB
Oknum BNN ancam bunuh istri di depan ketiga anaknya
Sumber :
  • Istimewa

Bekasi, tvOnenews.com - Yuliyanti Anggraini (29) korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menduga suaminya tidak ditahan oleh pihak kepolisian lantaran bekerja di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hal itu disampaikan Yuliyanti saat menanyakan kelanjutan kasus KDRT yang dilaporkan sejak 2021 di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya enggak tahu harus minta bantuan ke mana. Saya sudah laporkan tapi sampai detik ini suami masih bisa aktivitas seperti biasa. Tidak ada penahanan sementara atau apapun. Mungkin karena suami saya (kerja) di instansi BNN,” katanya di Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa (2/1/2024).

Yuliyanti menjelaskan kasus KDRT yang dialaminya mulai dilaporkan ke Unit PPA pada bulan Agustus 2021 lalu. 

Oknum BNN ancam bunuh istri di depan ketiga anaknya. Dok: Istimewa

Dia mengatakan laporan itu merupakan puncak kekesalan kepada suami atas perlakukan kasar yang dilakukannya.

Beberapa saat setelah dilaporkan, dia meminta pihak penyidik untuk menghentikan laporannya tersebut lantaran dia kembali rujuk dengan suaminya.

“Awal mulai laporan itu tepatnya bulan Agustus 2021. Kemudian sempat saya hold dimana saya saat itu melakukan tajdid (pembaharuan) nikah lagi dengan suami,” terangnya.

Namun, setelah dia meminta penyidik menghentikan penyidikan laporannya, suaminya kembali melakukan kekerasan kepadanya.

Sehingga, dia meminta penyidik untuk melanjutkan kembali kasus KDRT yang sempat terhenti.

“Sampai saya enggak kuat. Saya mendapatkan KDRT yang berulang ulang di tahun 2022 sama tahun 2023. Akhirnya di bulan Maret 2023 saya kontak penyidik buat dinaikkan kasusnya lagi,” ujarnya.

tvonenews

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Muhammad Firdaus mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus KDRT tersebut. 

Firdaus menyampaikan kasusnya sempat terhenti lantaran korban dan pelaku sempat rujuk.

“Bulan April 2023 dia (korban) minta teruskan lagi kasusnya karena semakin terulang lagi perbuatan si pelaku. Sedang berproses ini,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (2/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya, kata dia, sudah memeriksa terlapor. Saat ini Unit PPA sedang berkoordinasi dengan dokter forensik untuk selanjutnya melakukan gelar perkara penetapan tersangka.

“Sampai dengan saat ini pemeriksaan dokter forensik terkendala karena kemarin cuti natal dan tahun baru. Hari ini kami koordinasi ke dokter forensik untuk dilakukan pemeriksaan baru gelar penetapan tersangka,” tutupnya. (msl/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT