News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Akan Periksa Mahasiswi Diduga Pelaku Penipuan Arisan Fiktif di Bandung

Polisi terus mendalami laporan kasus penipuan arisan fiktif yang dilakukan oleh seorang mahasiswi di Bandung. Sudah ada 2 korban melapor ke Polrestabes Bandung.
Jumat, 10 November 2023 - 19:47 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Aghta Bhuwana Putra
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Cepi Kurnia


Bandung, tvOnenews.com - Polisi terus mendalami laporan kasus penipuan arisan fiktif yang dilakukan oleh seorang mahasiswi di Bandung. Saat ini sudah ada dua orang korban yang melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polrestabes Bandung. 

Berdasarkan laporan para korban, polisi akan memanggil JZF (20) seorang mahasiswi dari Unisversitas Islam Bandung (UNISBA) karena diduga telah melakukan aksi penipuan dengan modus arisan fiktif. Dari laporan yang diterima oleh polisi korban yang juga rekan terduga pelaku masing masing mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta dan Rp 200 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sudah menerima dua laporan korban  atas nama Gina dan Nabiel keduanya masing masing mengalami kerugian sekitar  Rp 20 dan Rp 200 juta rupiah,"kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Aghta Bhuwana saat temui tvOnenews.com, Kamis (09/10/2023).


Aghta mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi -saksi terlebih dahulu. Kemudian rencananya pekan depan akan memanggil terlapor terduga pelaku.


"Untuk total korban yang di data pihak kampus, itu sekitar 20 korban ada beberapa yang sedang dalam proses mediasi kedua belah pihak. Tapi untuk yang ditangani kami korban ini hanya dua yang tadi saya sebutkan kerugian 20 juta dan 200 juta,"kata Aghta.


Saat ini polisi juga masih terus mendata korban yang menjadi korban pemipuan. Sebelumnya sempat beredar ada 120 orang yang menjadi korban dengan totak kerugian mencapai Rp1,2 milliar. 

"Supaya bisa memastikan berapa banyak sebenernya total kerugian yang dialami para korban,"katanya.

Aghta mengimbau kepada masyarakat dan mahasiswa jangan mudah percaya dengan ajakan tawaran yang menggiurkan, padahal ternyata hal itu adalah modus penipuan. 


"Selalu berhati-hati dan teliti dengan setiap ajakan atau apapun itu, jangan gara gara tawaran keuntungan yang besar lalu mudah tergiur."ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(cep/ fis)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT