News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Pernah Ada Gereja di Gandul, Alasan Warga Geruduk Kapel Depok

Puluhan orang yang mengatasnamakan ormas menggeruduk sebuah bangunan Kapel di Gandul, Cinere, Sabtu (16/9/2023). Saat itu tidak ada orang di kapel dan tidak ada aktivitas peribadatan.
Sabtu, 16 September 2023 - 15:54 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo
Sumber :
  • Tim tvOne/Mely

Depok, tvOnenews.com - Puluhan orang yang mengatasnamakan ormas menggeruduk sebuah bangunan Kapel di Gandul, Cinere, Sabtu (16/9/2023). Saat itu tidak ada orang di kapel dan tidak ada aktivitas peribadatan. 

Hal ini pun viral di berbagai media sosial sejak Sabtu pagi tadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo datang langsung dan menanyakan perihal apa yang sebenarnya terjadi. Hendrik menyayangkan kejadian pagi tadi dan meminta agar pemerintah hadir dalam permasalahan tersebut.

"Saya sangat menyesalkan kejadian tadi pagi ketika ada sekelompok ormas datang di tempat ini melakukan demo terhadap sebuah kapel ya di mana intinya mereka tidak membolehkan ada ibadah dalam bentuk apapun di sini," kata Hendrik ditemui di lokasi.

Kata dia, keberadaan kapel, yang dalam Islam sama halnya dengan musala, hanya membutuhkan izin tetangga dan lingkungan, di mana hal tersebut sudah dikantongi pengurus kapel. Namun, usai rapat yang digelar oleh Kesbangpol, malah diputuskan agar peribadatan di kapel dihentikan sementara.

"Nah ini yang saya sangat sesalkan hanya online (ibadah). Menurut saya ini diskriminasi yang tidak perlu terjadi dan tidak boleh terjadi. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman terhadap seluruh umat beragama," katanya.

Ia juga sudah meminta keterangan dari Kesbangpol melalui Kepala Dinas, namun belum diberikan penjelasan secara rinci. Ia pun nantinya akan mengundang Kesbangpol dan pihak terkait untuk segera dicarikan solusi atas polemik ini.

"Kami akan undang Kesbangpol dan pihak-pihak di sini supaya segera dicari solusi. Solusinya apa? Berikan kebebasan dan rasa aman kepada jemaat di sini untuk beribadah," paparnya.

Sementara Pendeta Kapel, Didi Natha mengatakan pihaknya baru dua bulan pindah ke tempat tersebut dan menyewa selama lima tahun. Ia sudah mengantongi izin dari warga setempat kemudian diminta lagi untuk ke kelurahan bersama LPM. Di sana diminta untuk mendapatkan surat rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

"FKUB sudah memberikan pemaparan di kantor kecamatan, bahkan ketua FKUB sendiri sudah bilang bahwa ini kapel jadi tidak perlu izin, tapi tetap didesak oleh orang yang berkeberatan," kata Didi.

Izin penggunaan bangunan pun sudah difasilitasi oleh FKUB dan semuanya sudah beres, namun tetap diminta agar peribadatan diberhentikan dan hanya dilakukan secara daring dengan catatan dari pihak yang berkeberatan.

"Alasannya katanya karena sejarahnya Gandul ini enggak pernah ada yang namanya gereja. Saya bilang ini kapel bukan gereja, kemudian katanya sama aja itu tempat ibadah," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini pihak kapel hanya bisa menunggu tindak lanjut dari Kesbangpol dan Pemkot Depok terkait status kapel mereka. (mka/ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT