News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

11 Personel BPBD Kabupaten Bogor Bantu Cari Penambang Hilang di Banyumas

Sebanyak 11 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, diberangkatkan ke Banyumas, Jawa Tengah membantu proses evakuasi 8 penambang.
Jumat, 28 Juli 2023 - 18:38 WIB
Sebanyak 11 orang Personel BPBD Kabupaten Bogor dikerahkan ke lokasi terjebaknya delapan orang penambang liar di Tambang Emas Rakyat di Banyumas, Jawa Tengah
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Eko Hadi

Bogor, tvOnenews.com - Sebanyak 11 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Kamis (27/07/23) malam diberangkatkan ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah membantu proses evakuasi 8 penambang asal Bogor, Jawa Barat, yang terjebak dalam tambang.

Para personel yang berangkat rencananya akan dilibatkan dalam operasi pencarian terhadap delapan orang penambang liar yang terjebak di Tambang Rakyat Kabupaten Banyumas pada Rabu (25/7/23) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor, Agus Suyatna menjelaskan ini bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Terutama korban delapan orang berasal dari Kabupaten Bogor jadi secara psikologis memiliki tanggung jawab dengan memberikan bantuan kemanusiaan.

"Hari ini sebelas orang ini sudah di lokasi kita sudah bergabung dengan tim evakuasi yang di Banyumas dari Basarnas kemudian dari BPBD kita sudah menjadi bagian dari tim penyelamatan," ujarnya, Jumat (28/07/23).

Secara umum, tambah Agus mereka memiliki keahlian khusus, baik water rescue atau penyelamatan air mereka memiliki kemampuan. Mereka juga dibekali kemampuan penyelamatan Vertical Rescue.

"Sebelas orang ini kita punya kualifikasi yang diandalkan dari kita, baik kebencanaan yang ringan justru atau seperti yang sekarang. Mereka kita anggap punya kemampuan untuk rescue," terang Agus.

tvonenews

Sebanyak delapan orang penambang dinyatakan terjebak di dalam Tambang Emas Rakyat di wilayah Banyumas, Jawa Timur.

Seluruhnya merupakan warga Kabupaten Bogor yang terjebak di dalam tambang emas itu itu diantaranya.

1 orang warga Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung bernama Muhammad Rama Abd Rohman (38).

2 orang warga Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya atas nama Jumadi (33) dan Cecep Suryana (29th).

1 orang warga Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya atas nama Mad Kholis (32).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan 4 orang merupakan warga Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya diantaranya, Marmumin (32) Muhidin (44), Mulyadi (40 th), Ajat (29).

(eha/ fis)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT